Tim Jaguar Polresta Depok Temukan Rumah Tempat Memuja Setan

Depok-Jabar, infofindependen.com – Anggota Tim Jaguar Polresta Depok menemukan rumah kosong di Jalan Tole Iskandar (Simpang Depok), Sukmajaya Kota Depok, Provinsi Jawa Barat (Jabar), Selasa (26/3/2019) yang diduga kerap dijadikan tempat memuja setan dan buat nyari nomor judi toto gelap (Togel).

Menurut anggota Tim Jaguar Polresta Depok, Bripda Maslung, berawal dari kecurigaan anggota sedang melakukan patroli malam melihat ada lima sepeda motor terparkir di pinggir Jalan Tole Iskandar tidak ada pengemudinya. Setelah di cek, ternyata pengemudi sepeda motor ini ada disebrang jalan menatap rumah kosong .

“Awalnya kita curiga dikira geng motor, kelima pemuda langsung kita geledah namun tidak ditemukan sesuatu yang mencurigakan,” ujarnya.

Patroli rutin dipimpin Katim Jaguar Iptu Winam Agus ini melihat rumah kosong mencurigakan dianggap sebagian orang sebagai rumah angker.

“Kita mencoba masuk ke rumah terbagi menjadi lima ruangan. Hasil temuan kita di dalam rumah setiap ruangan ditemukan benda-benda mistis yang biasa digunakan ke pemujaan setan dan santet,” katanya.

Benda-benda mistis yang ditemukan anggota itu, yaitu kain kafan, selendang ijo, aksesoris perempuan, buku pensil buat rekapan nomor togel, sisa pembakaran dupa, banner dibalut wajah artis perempuan dibalut kain membentuk kerudung dibalut rok dan baju anak kecil.

“Semakin penasaran setelah menemukan benda-benda mencurigakan berbau mistis, kita menyusuri lebih jauh lagi ke ruangan lain dalam rumah setiap sudut pojokan rumah ada gantungan mengenakan baju dan rok setel perempuan berbentuk orang berdiri dan ditemukan jelangkung kayu setinggi 100 meter yang sudah dibalut rok anak SMA serta aksesoris, jam tangan dan tas kardus wanita dengan kepala dibalut kain putih bentuk jilbab,” bebernya.

BACA JUGA :  Jubel Tambunan Apresiasi Kepedulian Anak Rantau Hadirkan Labersa Hotel Toba

Bripda Maslung mengungkapkan, rumah angker yang kerap kali disebutkan warga itu diketahui juga diduga dijadikan tempat pemujaan setan.

“Dari barang bukti yang kita dapatkan dari dalam rumah kosong, bekas milik perusahan garmen dan pernah dijadikan gudang penyimpanan kayu ini suka dijadikan tempat pemujaan setan. Hal tersebut ditemukan benda-benda mistis,” tuturnya.

Hasil penelusuran anggota, asal usul rumah sebelumnya pernah dijadikan tempat mas perusahaan garmen yang sekarang sudah bangkrut. “Menurut kata penjaga rumah tersebut, dulunya ini rumah digunakan buat tempat tinggal sementara pegawai perusahaan. lalu di sebelahnya ada gudang penyimpanan kayu dan rumah kontrakan yang juga sudah kosong sekarang,” tutupnya.

“Lantaran tidak ada barang bukti yang melanggar hukum, jadi kelima pengendara sepeda motor itu tidak kita amankan,” jelasnya. (Red-Rls)

 

Sumber: PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *