Menu

Mode Gelap
Dihadiri Menteri dan Tokoh Nasional, Madrasah Aliyah Insan Cendekia Nusantara Diresmikan Semangat Berbagi di Hari Raya Idul Adha, Polres Purwakarta Gelar Pemotongan Hewan Kurban Begini Imbauan Kapolres Purwakarta untuk Masyarakat dan Bobotoh Persib Kasus Gratifikasi Mobil Mewah, Kejari Purwakarta Periksa Petinggi Golkar Kapolres Purwakarta Pimpin Sertijab Dua Kasat dan Tiga Kapolsek PT Solusi Bangun Indonesia Cetak Laba 111%, di Tengah Pemulihan Industri Semen Domestik

NASIONAL

Kak Seto Kunjungi Polresta Barelang Untuk Berikan Apresiasi Dan Siap Kawal Kasus Kekerasan

badge-check


					Kak Seto Kunjungi Polresta Barelang Untuk Berikan Apresiasi Dan Siap Kawal Kasus Kekerasan Perbesar

Batam, Infoindependen.com – Kapolresta Barelang Kombes Pol Nugroho Tri N, SH, SIK, MH menerima kunjungan Prof. Dr. H. Seto Mulyadi, S.Psi, M.Si psikolog atau yang akrab disapa Kak Seto adalah psikolog anak dan pernah menjabat sebagai Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia bertempat di ruang kerja Kapolresta Barelang, Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri), Selasa (27/06/2023).

Kunjungan Kak Seto bersama Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) adalah untuk berkoordinasi dengan Polresta Barelang terkait penanganan-penanganan dan juga langkah-langkah terkait tindak pidana kekerasan seksual terhadap anak maupun anak-anak berhadapan dengan hukum.

Kapolresta Barelang Kombes Pol Nugroho Tri N, SH, SIK, MH mengucapkan selamat datang di Polresta Barelang, di Polresta Barelang terdapat beberapa program seperti Polisi RW yang dioptimalkan termasuk juga ada Jumat Curhat Kamtibmas, program ini untuk berkoordinasi dengan tokoh masyarakat dan masyarakat setempat terkait adanya kekerasan seksual terhadap anak yang terjadi di lingkungan setempat. Disini peran orang tua juga sangat penting untuk mencegah terjadinya kekerasan seksual terhadap anak dan anak berhadapan dengan hukum.

Prof. Dr. H. Seto Mulyadi, S.Psi, M.Si psikolog mengatakan, kedatangan kami ke Polresta Barelang dalam rangka memberikan apresiasi kami terhadap Polresta Barelang, sebelumnya kami sudah memberikan penghargaan kepada Kapolresta Barelang dan staff yang artinya tindakan dan upaya yang di lakukan dalam pencegahan kekerasan terhadap anak, khususnya kekerasan seksual di lakukan dengan sangat serius.

“Kemarin di kasus yang terjadi Polsek Nongsa sudah dilaporkan dengan cepat, kami apresiasi gerakan Polisi sahabat anak, yang betul-betul di terapkan, dan kami akan terus mendorong upaya ini, supaya Batam betul-betul bersih dari para predator seksual,” ujar Kak Seto.

Kemudian kami sarankan adalah pemberdayaan masyarakat yang sudah kami terapkan di 5 kabupaten kota di Indonesia yaitu Sparta (seksi perlindungan anak di tingkat Rukun Tetangga) jadi di tingkat RT itu ada ketua RT, sekretaris, ada ketua seksi, ada seksi kebersihan, acara, keamanan dan di tambah 1 lagi seksi perlindungan anak,” ucap nya.

Kami sudah rintis itu, yakni pertama di Kota Tangsel, Kab. Banyuwangi, Bengkulu, Bekasi, Belitung, mudah-mudahan yang ke enam di Kota Batam, sehingga dengan demikian Kota Batam akan terlindungi dari kejahatan seksual. Sekali lagi kami apresiasi Kapolresta Barelang dan jajaran yang betul- betul memberikan perhatian serius terhadap perlindungan anak di wilayah ini,” imbuh Kak Seto.

Kami para psikolog, terkait pemahaman kebiri bukan sebagai sekedar hukuman, tapi justru permintaan dari pelaku, karena kejahatan seksual lebih banyak di dorong libido yang tinggi dari para pelaku, kemudian tidak sanggup mengendalikan seksualnya. Oleh karena itu sangat di sesalkan pelaku berasal dari orang terdekat, bahkan anak kandung sendiri. Kami harapkan bisa bekerja sama dengan Hakim, sebagai bagian untuk menyelamatkan pelaku untuk tidak terus mengulangi perbuatannya lagi, dan untuk mencegah hal itu maka perlu di lakukan upaya kebiri,” paparnya.

Prof. Dr. H. Seto Mulyadi, S.Psi, M.Si psikolog atau Kak Seto juga menghimbau masyarakat Kota Batam mohon semuanya menjadi sahabat anak, seperti tahun 2018 kemarin, kami sudah mencanangkan Gerakan Nasional Sasana (Saya Sahabat Anak) yang kami mulai dari Presiden, dan 4 Menteri yaitu Pendidikan, Kesehatan, PMK dan Menteri Sosial. Waktu itu di ajak bermain dengan ratusan anak berbagai lapisan dan menjadi sahabat anak, membaur menjadi anak-anak. Jadi dengan menjadi sahabat anak mudah-mudahan pendidikan dari pada anak bisa di lakukan dengan cara yang ramah anak dan ini bisa di mulai sebagai Kabupaten atau Kota yang layak anak.

Kehadiran saya ke Kota Batam, untuk melaksanakan Kampanye Anti Rokok, kami juga baru saja menyelenggarakan FGD kepada para remaja, bahwa menganjurkan remaja juga menjadi pelopor dan pelapor, mengajak sahabatnya dan adik-adiknya untuk tidak sekalipun mulai mencoba merokok, dan menunjukkan bahwa rokok itu bahaya dan rokok akan membawa berbagai penyakit strok, jantung dan sebagainya jangan mencoba rokok sejak kecil,” yutup Kak Seto. (mur)

Baca Lainnya

PT Solusi Bangun Indonesia Cetak Laba 111%, di Tengah Pemulihan Industri Semen Domestik

3 Mei 2026 - 14:49 WIB

Ketum PWI Pusat Pimpin Delegasi Indonesia ke General Assembly CAJ di Malaysia

26 April 2026 - 11:52 WIB

Sah! Lampung Resmi Jadi Tuan Rumah HPN dan Porwanas 2027

22 April 2026 - 22:20 WIB

Bekali Calon Danyon dan Danki, Kasad: Selesaikan Tugas dengan Kinerja Terbaik

17 April 2026 - 00:07 WIB

Panglima TNI dan Kapolri Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026 di Monas

13 Maret 2026 - 19:12 WIB

Trending di NASIONAL