Menu

Mode Gelap
Kejagung Tegaskan Isu Keterlibatan Kajari Purwakarta dalam Kasus Trio BGN adalah Hoaks Dihadiri Menteri dan Tokoh Nasional, Madrasah Aliyah Insan Cendekia Nusantara Diresmikan Semangat Berbagi di Hari Raya Idul Adha, Polres Purwakarta Gelar Pemotongan Hewan Kurban Begini Imbauan Kapolres Purwakarta untuk Masyarakat dan Bobotoh Persib Kasus Gratifikasi Mobil Mewah, Kejari Purwakarta Periksa Petinggi Golkar Kapolres Purwakarta Pimpin Sertijab Dua Kasat dan Tiga Kapolsek

NASIONAL

Tim Penyidik Kejagung Update, Penanganan Perkara Korporasi CPO

badge-check


					Tim Penyidik Kejagung Update, Penanganan Perkara Korporasi CPO Perbesar

Jakarta, Infoindependen.com – Dalam penanganan perkara korporasi Crude Palm Oil (CPO) yang telah dilakukan hingga tanggal 18 Juli 2023, Tim Penyidik telah melakukan pemeriksaan terhadap 17 orang saksi yaitu FA, DM, KAR, R, ERL, AH, RK, SS, J, GS, DV, ER, AH, M, AS, SH, dan AH.

“Selain pemeriksaan yang dilakukan kepada 17 orang sebagai saksi tersebut, Tim Penyidik juga telah melakukan penggeledahan di 7 lokasi yang berbeda,” ujar Tim Penyidik Kejagsaan Agung (Kejagung).

Tim Penyidik juga mengatakan, penggeledahan yang dilakukan di 7 tempat yang berbeda yakni diantaranya Kantor PT WNI dan PT MNA, Kantor PHG, Kantor PT MM, Kantor PT PAS, Kantor PT ABP, Kantor PHG, Kantor Bank BCA Cabang Utama Medan. Dimana 7 tempat berbeda yang dilkukan penggeledahan semuanya berada dikota Medan Provinsi Sumatera Utara (Sumut).

“Tujuh tempat yang berbeda yang dilakukan penggeledahan, yakni Kantor PT WNI & PT MNA di Gedung B & G Tower Lt. 7 Jl. Putri Hijau No. 10, Kantor PHG di Jalan Iskandar Muda No. 107, Kantor PT MM di Jalan K.L. Yos Sudarso KM 7.8 Tanjung Mulia, Kantor PT PAS di Jalan Platina IIIA Lingkungan XIV Kelurahan Titi Papan Kecamatan Medan Deli, Kantor PT ABP di Jalan Veteran No. 216 Belawan I Medan Belawan, Kantor PHG di Jalan Iskandar Muda No. 107 Babura Kecamatan Medan Baru, Kantor Bank BCA Cabang Utama Medan di Jalan Pangeran Diponegoro No. 15 dan semua nya berada di Kota Medan Provinsi Sumatera Utara,” papar Tim Penyidik.

Tim Penyidik juga telah melakukan penyitaan terhadap 56 unit kapal (26 kapal milik PT PPK, 15 milik PT PSLS, dan 15 milik PT BBI), 1 unit Airbus Helicopter Deutschland MBB BK-117 D2 (pemilik PT PAS), dan 1 unit pesawat Cessna 560 XL (pemilik PT PAS).

Tim Penyidik juga telah melakukan pemblokiran untuk tidak memberikan pelayanan penerbangan terhadap 1 (satu) unit helikopter jenis Bell 429, nomor registrasi: 2946, nomor pendaftaran: PK-CLP, nomor serial: 57038, serta 1 (satu) unit helikopter jenis EC 130 T2, nomor registrasi: 3460, nomor pendaftaran: PK-CFR, nomor serial: 7783. Yang mana kedua helikopter tersebut merupakan milik PT. MAN. (red)

Baca Lainnya

PT Solusi Bangun Indonesia Cetak Laba 111%, di Tengah Pemulihan Industri Semen Domestik

3 Mei 2026 - 14:49 WIB

Ketum PWI Pusat Pimpin Delegasi Indonesia ke General Assembly CAJ di Malaysia

26 April 2026 - 11:52 WIB

Sah! Lampung Resmi Jadi Tuan Rumah HPN dan Porwanas 2027

22 April 2026 - 22:20 WIB

Bekali Calon Danyon dan Danki, Kasad: Selesaikan Tugas dengan Kinerja Terbaik

17 April 2026 - 00:07 WIB

Panglima TNI dan Kapolri Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026 di Monas

13 Maret 2026 - 19:12 WIB

Trending di NASIONAL