Menu

Mode Gelap
Polres Purwakarta Gelar Sertijab Wakapolres dan Kasat Reskrim Kejagung Tegaskan Isu Keterlibatan Kajari Purwakarta dalam Kasus Trio BGN: Hoaks Dihadiri Menteri dan Tokoh Nasional, Madrasah Aliyah Insan Cendekia Nusantara Diresmikan Semangat Berbagi di Hari Raya Idul Adha, Polres Purwakarta Gelar Pemotongan Hewan Kurban Begini Imbauan Kapolres Purwakarta untuk Masyarakat dan Bobotoh Persib Kasus Gratifikasi Mobil Mewah, Kejari Purwakarta Periksa Petinggi Golkar

NASIONAL

Diduga ada Unsur Politik Calon Wakil Rakyat Kabupaten Sintang 2024

badge-check


					Diduga ada Unsur Politik Calon Wakil Rakyat Kabupaten Sintang 2024 Perbesar

Sintang, Infoindependen.com – Niat ingin terpilih menjadi Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Sintang dalam Pemilihan Umum di legislatif pada pemilihan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sintang, salah satu Calon Legislatif Kabupaten Sintang, Emi diduga menjanjikan dengan cara melakukan perbaikan jalan di Bukit Kemayau jalan Landau Beringin – Riam Panjang Desa Landau Beringin, Kecamatan Kayan Hilir, Kabupaten Sintang, Kalbar bertepatan pada masa Pemilu tahun 2024.

Diketahui bahwa pekerjaan jalan tersebut hingga kini sempat menimbulkan polemik bagi salah satu warga setempat, dengan adanya perbaikan jalan tersebut salah satu warga sangat dirugikan karena oknum Caleg melakukan perbaikan jalan hingga merembet ke lahan yang telah ditanami pohon karet tanpa seizin pemilik lahan sekitar bulan November 2023 lalu.

Dari informasi yang dihimpun tim awak media, penggusuran jalan di Bukit Kemayau, Jalan Landau Beringin – Riam Panjang tersebut diduga ada unsur janji politik untuk memenangkan dirinya pada Pemilu Legislatif 14 Februari 2024 mendatang.

Warga berinisial AP mengatakan, informasi awal memang ada perbaikan jalan Simpang Ganjah ke Landau Beringin sepanjang sekitar 11 kilometer, dari dana Provinsi.
“Tiba-tiba ada seorang oknum Caleg, Ibu Emi, menggeser jalan hingga lahan kami yang telah ditanami karet tergusur, ditumbang tanpa seizin kami. Kami pada saat itu sangat dirugikan, ini jelas termasuk pengrusakan dan awalnya mereka tidak bertanggung jawab atas tumbangnya pohon karet kami yang telah digusur. Namun pada Kamis (25/01), penggantian pohon karet yang tergusur telah dipenuhi atau dibayarkan sebesar Rp 5 juta,” jelas AP.

“Logika saya saja sih, kalau sampai berani memperbaiki jalan dengan menggunakan anggaran pribadi, apalagi membayar pohon karet kami yang ditumbangkan, jadi tanda tanya sih. Apalagi saat ini kan suasana Pemilu, kenapa tidak dikerjakan saat sebelum Pemilu, tapi yang jelasnya bapak-bapak silahkan tanyakan saja sama Ibu Emi, apakah ini ada hubungannya dengan janji politik untuk memenangkan dirinya menjadi anggota Dewan? Saya juga kurang paham pak,” tegas AP, pada Minggu (28/01/2024).

Berdasarkan informasi yang didapatkan oleh para awak media, tim awak media mencoba melakukan konfirmasi terhadap Emi apakah benar penggusuran jalan negara dan karet warga tersebut ada unsur politik?.

“Kalau itu proyek PU,” kata Emi melalui pesan singkat WhatsApp.

Sebelumnya awak media mencoba konfirmasi pada Reza, mewakili Dinas Pekerjaan Umum Sintang.

“Memang ruas Simpang Beganjah – Riam Panjang ada kita kerjakan, sumber dana Bantuan Keuangan (Bankeu) Provinsi dengan panjang badan jalan 55.000 m2, panjang menyesuaikan kondisi lebar di lapangan dan setahu saya kalau ibu Emi hanya mengerjakan ruas yang tidak tertangani PU. Itu atas permintaan warga Riam Panjang,” jelas Reza. (tim)

Baca Lainnya

PT Solusi Bangun Indonesia Cetak Laba 111%, di Tengah Pemulihan Industri Semen Domestik

3 Mei 2026 - 14:49 WIB

Ketum PWI Pusat Pimpin Delegasi Indonesia ke General Assembly CAJ di Malaysia

26 April 2026 - 11:52 WIB

Sah! Lampung Resmi Jadi Tuan Rumah HPN dan Porwanas 2027

22 April 2026 - 22:20 WIB

Bekali Calon Danyon dan Danki, Kasad: Selesaikan Tugas dengan Kinerja Terbaik

17 April 2026 - 00:07 WIB

Panglima TNI dan Kapolri Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026 di Monas

13 Maret 2026 - 19:12 WIB

Trending di NASIONAL