Menu

Mode Gelap
Polres Purwakarta Gelar Sertijab Wakapolres dan Kasat Reskrim Kejagung Tegaskan Isu Keterlibatan Kajari Purwakarta dalam Kasus Trio BGN: Hoaks Dihadiri Menteri dan Tokoh Nasional, Madrasah Aliyah Insan Cendekia Nusantara Diresmikan Semangat Berbagi di Hari Raya Idul Adha, Polres Purwakarta Gelar Pemotongan Hewan Kurban Begini Imbauan Kapolres Purwakarta untuk Masyarakat dan Bobotoh Persib Kasus Gratifikasi Mobil Mewah, Kejari Purwakarta Periksa Petinggi Golkar

NASIONAL

Ternak Burung Puyuh Mati, Begini Penjelasan Kades Karangmukti

badge-check


					Foto: Bangkai burung puyuh saat diangkut ke lokasi pemusnahan di Desa Karangmukti. Perbesar

Foto: Bangkai burung puyuh saat diangkut ke lokasi pemusnahan di Desa Karangmukti.

Alokasi ketahanan pangan yang bersumber dari Dana Desa tahun 2024 berupa 1.300 (seribu tiga ratus) ekor burung puyuh petelur yang diterima kelompok peternak melalui Pemerintah Desa (Pemdes) Karangmukti, Kecamatan Bungursari, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, mati akibat terkena wabah penyakit.

Purwakarta, Infoindependen.com – Menurut keterangan Kepala Desa Karangmukti, H. Endin Jaenudin, S.M., kematian ternak burung puyuh itu disebabkan oleh wabah penyakit Eluk (sejenis penyakit flu burung).

“Semuanya mati karena penyakit Eluk, pengembangan ternak puyuh tadinya akan segera dilaksanakan dari dana insentif Dana Desa 2024, namun kelompok peternak meminta ditangguhkan karena pada waktu itu harga puyuh lagi turun,” kata Endin, Jumat (10/01/2025).

Foto: Burung puyuh yang mati dimusnahkan dengan cara dibakar.


Saat akan direalisasikan, lanjut Endin, saran kelompok peternak sebaiknya setelah tempat (kandang) steril, jangan sampai burung puyuh kembali terkena wabah penyakit seperti waktu bulan Desember tahun 2024 lalu.

“Hasil dari musyawarah serta saran dari kelompok, untuk penambahan puyuh akan dilaksanakan setelah tempat steril dan bebas dari wabah penyakit Eluk (flu burung),” ungkap Endin, yang didampingi Sekretaris Desa Karangmukti.

Kematian hewan ternak burung puyuh tersebut telah dibuatkan berita acara oleh Pemdes Karangmukti, dengan nomor surat 001/ternak puyuh/XII/2024 yang ditanda tangani oleh Kepala Desa, Wastim selaku pelapor dan juga ketua kelompok peternak burung puyuh berikut para saksi seperti Pendamping, Bamusdes serta Bhabinkamtibmas setempat.

“Kematian burung puyuh telah dilaporkan ke Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) dan Inspektorat Kabupaten Purwakarta,” tutup Kades Karang mukti. (Kontributor: Jimmy)

Baca Lainnya

PT Solusi Bangun Indonesia Cetak Laba 111%, di Tengah Pemulihan Industri Semen Domestik

3 Mei 2026 - 14:49 WIB

Ketum PWI Pusat Pimpin Delegasi Indonesia ke General Assembly CAJ di Malaysia

26 April 2026 - 11:52 WIB

Sah! Lampung Resmi Jadi Tuan Rumah HPN dan Porwanas 2027

22 April 2026 - 22:20 WIB

Bekali Calon Danyon dan Danki, Kasad: Selesaikan Tugas dengan Kinerja Terbaik

17 April 2026 - 00:07 WIB

Panglima TNI dan Kapolri Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026 di Monas

13 Maret 2026 - 19:12 WIB

Trending di NASIONAL