Kepala Desa Karangmukti, Kecamatan Bungursari, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, H. Endin Jaenudin, S.M., menanggapi berita miring yang muncul mengatasnamakan Desa Karangmukti di beberapa media online.
Purwakarta,Infoindependen.com – Ia mengatakan, bahwa apa telah diberitakan oleh beberapa media online sudah terjawab dengan adanya berita acara kematian ternak.
“Sebenarnya apa yang diberitakan oleh rekan-rekan media tentang burung puyuh sudah terjawab dengan adanya berita acara yang kita buat dan kita juga sudah melaporkan ke DPMD dan Inspektorat,” jelas Endin, Minggu (12/01/2025).
Adapun berita yang muncul, lanjut Endin, itu hak dari rekan-rekan media untuk buat berita karena sesuai dengan profesinya.
“Itukan hak dan kerjaan media untuk buat berita, intinya semua sudah terjawab, kita sudah melakukan musyawarah dan berita acara kematian ternak sudah dibuatkan dengan melibatkan semua unsur seperti Bhabinkamtibmas, BPD, Pendamping, TPK, Tokoh Masyarakat, RT/RW serta warga desa Karangmukti,” ucapnya.
Berita acara kematian ternak, sambung Endin, dibuat berdasarkan musyawarah jauh sebelum rekan media datang ke desa.
“Jauh sebelum rekan media yang memberitakan datang ke desa, berita acara sudah ada, dibuat di bulan Desember 2024. Mereka datang ke desa Januari 2025. Jadi gak benar kalau dibilang bohong, apalagi sampai ada bahasa fiktif, masyarakat dan Bhabinkamtibmas juga ikut menyaksikan,” tutup Endin. (Kontributor: Jimmy)






