Menu

Mode Gelap
Dihadiri Menteri dan Tokoh Nasional, Madrasah Aliyah Insan Cendekia Nusantara Diresmikan Semangat Berbagi di Hari Raya Idul Adha, Polres Purwakarta Gelar Pemotongan Hewan Kurban Begini Imbauan Kapolres Purwakarta untuk Masyarakat dan Bobotoh Persib Kasus Gratifikasi Mobil Mewah, Kejari Purwakarta Periksa Petinggi Golkar Kapolres Purwakarta Pimpin Sertijab Dua Kasat dan Tiga Kapolsek PT Solusi Bangun Indonesia Cetak Laba 111%, di Tengah Pemulihan Industri Semen Domestik

NASIONAL

Polri Fokus Cegah Kecelakaan dan Pelanggaran ODOL Saat Mudik 2025

badge-check


					Ket photo: Dirgakkum Korlantas Polri, Brigjen Pol Raden Slamet Santoso, Jumat (7/3/2025). Perbesar

Ket photo: Dirgakkum Korlantas Polri, Brigjen Pol Raden Slamet Santoso, Jumat (7/3/2025).

Menjelang pelaksanaan Operasi Ketupat 2025, Direktorat Penegakan Hukum (Dirgakkum) Korlantas Polri menyiapkan langkah-langkah strategis guna memastikan kelancaran arus mudik. Fokus utama dalam operasi ini adalah penindakan terhadap travel gelap, pelanggaran Over Dimension Overload (ODOL), serta pencegahan kecelakaan lalu lintas yang kerap meningkat selama periode mudik.

Jakarta, Infoindependen.com – Dirgakkum Korlantas Polri, Brigjen Pol Raden Slamet Santoso, menegaskan bahwa pihaknya akan mengintensifkan tindakan hukum guna menciptakan perjalanan yang aman dan tertib bagi masyarakat.

“Kami berkomitmen untuk menindak tegas travel gelap dan pelanggaran ODOL yang berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan. Selain itu, upaya pencegahan kecelakaan juga menjadi prioritas kami,” ujar Raden Slamet Jumat (7/3/2025).

Tingginya angka kecelakaan dalam dua tahun terakhir menjadi perhatian serius. Pada 2023, tercatat 152.000 kasus kecelakaan, sementara pada **2024 jumlahnya sedikit menurun menjadi 150.000 kasus.

Untuk 2025, Korlantas Polri menargetkan penurunan lebih signifikan dengan memperkuat kegiatan preemtif, preventif, penegakan hukum, dan pelayanan publik.

“Penurunan angka kecelakaan menjadi target kami di 2025. Kami akan meningkatkan edukasi, patroli, serta penegakan hukum, dengan menggandeng berbagai instansi terkait,” lanjutnya.

Untuk mengurangi risiko kecelakaan di jalan tol, Korlantas Polri akan mengintensifkan patroli sebagai bagian dari Satgas Kamseltibcarlantas. Tim ini terdiri dari Tim Traffic Accident Analysis (TAA), Tim Urai, dan Tim Rekayasa Lalu Lintas, yang bertugas merespons kemacetan dan kecelakaan dengan cepat dan efektif.

“Patroli di jalan tol harus dipersiapkan matang. Kami akan bergabung dalam Satgas Kamseltibcarlantas guna memastikan arus lalu lintas tetap lancar dan aman,” jelas Raden Slamet.

Selain itu, potensi cuaca ekstrem yang dapat menyebabkan banjir di beberapa ruas jalan juga menjadi perhatian khusus. Brigjen Pol Raden Slamet Santoso mengimbau petugas di lapangan untuk aktif mengatur arus kendaraan guna mencegah penumpukan di titik-titik rawan.

Dengan strategi ketat ini, diharapkan Operasi Ketupat 2025 mampu menciptakan arus mudik yang lebih aman, tertib, dan nyaman bagi masyarakat. (red)

Baca Lainnya

PT Solusi Bangun Indonesia Cetak Laba 111%, di Tengah Pemulihan Industri Semen Domestik

3 Mei 2026 - 14:49 WIB

Ketum PWI Pusat Pimpin Delegasi Indonesia ke General Assembly CAJ di Malaysia

26 April 2026 - 11:52 WIB

Sah! Lampung Resmi Jadi Tuan Rumah HPN dan Porwanas 2027

22 April 2026 - 22:20 WIB

Bekali Calon Danyon dan Danki, Kasad: Selesaikan Tugas dengan Kinerja Terbaik

17 April 2026 - 00:07 WIB

Panglima TNI dan Kapolri Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026 di Monas

13 Maret 2026 - 19:12 WIB

Trending di NASIONAL