Menu

Mode Gelap
Pasca Erupsi Sinabung, Gubernur Sumut Cek Pos Pengamatan dan Pengungsi Kejari Purwakarta Gelar Upacara Peringatan Hari Lahir Kejaksaan RI ke-81 Terdampak Abu Vulkanik Sinabung, 320 Warga Kuta Tengah Dievakuasi Sempat Terhenti Beberapa Saat, Berbagai Bentuk Perjudian Kembali Beroperasi di Desa Sukajulu Pertegas Sinergitas Polri dan Media, Kapolres Purwakarta Silaturahmi Ke Sekretariat PWI Setahun Kasus Dugaan Pencurian Tanah Merah PT Varuna Tirta Prakasya Mangkrak

NASIONAL

Polri Pastikan Pengamanan HUT RI ke 80, Kakorlantas Tekankan Kolaborasi dan Kesiapan Personel

badge-check


					Polri Pastikan Pengamanan HUT RI ke 80, Kakorlantas Tekankan Kolaborasi dan Kesiapan Personel Perbesar

Kepala Operasi Pusat (Kaopspus) Kakorlantas Polri Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum., menegaskan bahwa pengamanan rangkaian HUT ke-80 Republik Indonesia pada 15–17 Agustus 2025 harus berjalan aman, lancar, dan tertib. Hal ini disampaikannya saatTactical Floor Game (TFG) Operasi Terpusat Merdeka Jaya 2025 di Aula Gedung BPMJ Polda Metro Jaya, Kamis (14/8/2025).

JAKARTA,  Infoindependen.com – “Kita harus menjamin kelancaran dan keamanan rangkaian HUT kemerdekaan ke-80 tahun 2025. Kita juga harus mampu mencegah segala bentuk gangguan kamtibmas, apapun bentuknya, kita harus siap menghadapinya,” tegas Irjen Pol Agus.

Ia menyampaikan, TFG menjadi bagian penting dalam setiap operasi kepolisian khususnya untuk menyamakan persepsi, memadukan strategi, dan memastikan seluruh pihak yang terlibat memiliki kesepahaman yang sama dalam menjalankan tugas.

“TFG ini memadukan kesepahaman di antara peserta mengenai bagaimana mengoperasionalkan rencana operasi. Selain itu, untuk meningkatkan kemampuan personel dalam menghadapi segala kemungkinan yang bisa terjadi selama pelaksanaan perayaan kemerdekaan,” jelasnya.

Kakorlantas juga menekankan empat hal utama dalam pengamanan HUT RI ke-80 diantaranya menjamin kelancaran dan keamanan seluruh rangkaian kegiatan, mencegah segala bentuk gangguan kamtibmas, menunjukkan kesiapan personel yang berada di tengah masyarakat dan Menjamin kamseltibcarlantas di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

Selain itu, ia juga mengingatkan bahwa pengamanan ini telah melalui tahapan sesuai prosedur, mulai dari pembentukan Pokja, penyusunan rencana operasi, pelatihan pra-operasi (Latpraops), hingga uji rencana operasi dan rencana kontijensi.

“Rencana operasi ini juga mengatur strategi pengamanan pesta rakyat, karnaval, dan seluruh rangkaian kegiatan. Kolaborasi adalah hal yang absolut, kita tidak bisa bekerja sendiri-sendiri,” tegasnya.

Irjen Pol Agus meminta seluruh peserta TFG mengikuti jalannya kegiatan dengan seksama, memahami pembagian tugas, dan berinteraksi untuk membahas potensi kendala di lapangan.

“Harapan kami, nanti ada interaksi dan kebebasan untuk menanyakan segala kemungkinan yang akan terjadi dalam pelaksanaan pengamanan ini,” pungkasnya. (Red)

Baca Lainnya

Kirim Kapal Rumah Sakit ke NTT, Kasad: Penanganan Bencana Harus Punya “Napas Panjang”

20 Agustus 2026 - 12:44 WIB

Jampidsus Akui Kepemilikan Rumah Mewah di Sentul, Emas dan Uang Bukan Miliknya

10 Juli 2026 - 18:19 WIB

PT Solusi Bangun Indonesia Cetak Laba 111%, di Tengah Pemulihan Industri Semen Domestik

3 Mei 2026 - 14:49 WIB

Ketum PWI Pusat Pimpin Delegasi Indonesia ke General Assembly CAJ di Malaysia

26 April 2026 - 11:52 WIB

Sah! Lampung Resmi Jadi Tuan Rumah HPN dan Porwanas 2027

22 April 2026 - 22:20 WIB

Trending di NASIONAL