Menu

Mode Gelap
Dihadiri Menteri dan Tokoh Nasional, Madrasah Aliyah Insan Cendekia Nusantara Diresmikan Semangat Berbagi di Hari Raya Idul Adha, Polres Purwakarta Gelar Pemotongan Hewan Kurban Begini Imbauan Kapolres Purwakarta untuk Masyarakat dan Bobotoh Persib Kasus Gratifikasi Mobil Mewah, Kejari Purwakarta Periksa Petinggi Golkar Kapolres Purwakarta Pimpin Sertijab Dua Kasat dan Tiga Kapolsek PT Solusi Bangun Indonesia Cetak Laba 111%, di Tengah Pemulihan Industri Semen Domestik

NASIONAL

Kementerian PU Lakukan Penanganan Bencana Banjir Bandang di Sumatera Selatan-Bengkulu

badge-check


					Kementerian PU Lakukan Penanganan Bencana Banjir Bandang di Sumatera Selatan-Bengkulu Perbesar

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) tengah melakukan penanganan bencana banjir bandang yang melanda Desa Tanjung Harapan, Kecamatan Sindang Danau, Kabupaten Ogan Komering Ulu, Provinsi Sumatera Selatan dan Bengkulu pada Selasa tanggal 23 September 2025. 

Jakarta, Infoindependen.com – Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan komitmen Kementerian PU dalam penanganan bencana di seluruh Indonesia. “Kementerian PU berkomitmen untuk segera menangani dampak banjir bandang ini dengan mengerahkan seluruh sumber daya yang ada. Keselamatan dan pemulihan warga terdampak menjadi prioritas utama kami,” katanya.

Tingginya intensitas hujan di hulu Sungai Are mengakibatkan debit sungai meningkat dan menyebabkan banjir bandang menerjang 14 rumah warga di Desa Tanjung Harapan. Dua rumah hanyut terbawa arus banjir dan tiga orang dinyatakan hilang. Semua korban kemudian ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

Saat ini tim tanggap darurat dari Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera VII sudah berada di lokasi banjir dan sedang berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Ogan Komering Ulu serta masyarakat sekitar untuk mengidentifikasi dampak bencana dan merencanakan pembersihan area terdampak.

“Alat berat berupa 1 unit excavator standar PC 200 dan bahan banjiran berupa bronjong sedang dimobilisasikan menuju lokasi untuk membuka kembali dan peninggian tanggul Sungai Are,” kata Kepala BWS Sumatera VII Wiel Mushawiry Suryana.

Penanganan bencana longsor juga dilaksanakan oleh Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Bengkulu dengan membuka akses jalan nasional dan pembersihan material longsor yang menutupi ruas Jalan Manna – Batas Provinsi Sumatera Selatan, tepatnya di KM 171-177 sepanjang kurang lebih 450 meter. Penanganan darurat dilakukan dengan memobilisasi 3 unit excavator dan satu unit backhoe loader untuk membersihkan tanah longsor, sehingga jalan nasional tersebut sudah dapat dilalui setelah dilakukan penanganan sementara.

BPJN Bengkulu juga terus berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan melalui BPBD, TNI, Polri, dan pihak terkait lainnya untuk memastikan penanganan lokasi longsor berjalan lancar dan kepentingan masyarakat tidak terganggu akibat putusnya akses lalu lintas. Upaya ini diharapkan dapat meminimalisir dampak bencana serta mempercepat pemulihan kondisi infrastruktur jalan nasional yang terdampak.(Yul)

Program kerja ini merupakan bagian dari “Setahun Bekerja, Bergerak – Berdampak” dalam menjalankan ASTA CITA dari Presiden Prabowo Subianto. (Red)

Baca Lainnya

PT Solusi Bangun Indonesia Cetak Laba 111%, di Tengah Pemulihan Industri Semen Domestik

3 Mei 2026 - 14:49 WIB

Ketum PWI Pusat Pimpin Delegasi Indonesia ke General Assembly CAJ di Malaysia

26 April 2026 - 11:52 WIB

Sah! Lampung Resmi Jadi Tuan Rumah HPN dan Porwanas 2027

22 April 2026 - 22:20 WIB

Bekali Calon Danyon dan Danki, Kasad: Selesaikan Tugas dengan Kinerja Terbaik

17 April 2026 - 00:07 WIB

Panglima TNI dan Kapolri Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026 di Monas

13 Maret 2026 - 19:12 WIB

Trending di NASIONAL