Akhirnya Politis Gerinda Happy Naldy Diambil Sumpah Dan Janji

Padang Pariaman, infoindependen.com – Happy Neldy ,SE, MM diambil sumpah dan janji sebagai Anggota DPRD dan sekaligus Ketua DPRD sementara dalam masa jabatan Tahun 2019 – 2024 dan sekaligus penyerahan palu pimpinan dari pimpinan DPRD Kabupaten Padang Pariaman, Provinsi Sumatra Barat (Sumbar) masa jabatan 2014 – 2019 kepada pimpinan sementara DPRD.

Dalam sambutan, Happy Naldy pada acara rapat Paripurna DPRD dalam rangka pengucapan sumpah dan janji Anggota DPRD sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, bahwa sebelum pimpinan DPRD defenitif terbentuk, maka DPRD dipimpin oleh pimpinan sementara DPRD yang terdiri dari satu orang Ketua dan satu orang Wakil Ketua yang berasal dari dua partai politik yang memperoleh kursi terbanyak pertama dan kedua di DPRD.

Selanjutnya Ketua DPRD dari Partai Gerindra ini memaparkan, bahwa tugas pokok pimpinan sementara DPRD yaitu memimpin rapat DPRD, memfasilitasi pembentukan fraksi, memfasilitasi penyusunan peraturan DPRD tentang tata tertib dan memproses penetapan pimpinan DPRD definitif.

“Sedangkan dalam melaksanakan tugas yang mulia dan berat ini, kami minta doa dan dukungan pada semua pihak, dimana nantinya dalam menjalankan program kerja dapat baik dan lancar dan tentunya dukungan dan kerjasama dari seluruh elemen masyarakat dan pemerintah daerah Padang Pariaman,” ungkap Happy Naldy.

Dilanjutkan Happy Naldy lagi, bahwa sebagai anggota dewan kita dituntut untuk bekerja secara optimal, dan harus dapat memberikan yang terbaik untuk rakyat, dan apalagi kita dituntut dengan janji-janji saat kampanye semasa pileg dihadapan masyarakat. Oleh karena itu, kerja keras dan karya nyata yang harus kita buktikan. (NNL)

Sementara itu Gubernur Sumatra Barat (Sumbar), Irwan Prayitno dalam sambutan tertulis yang di bacakan Bupati Padang Pariaman, Ali Mukhni mengatakan, Anggota DPRD masa jabatan Tahun 2019 – 2024 pada hari ini menandai berakhirnya keseluruhan proses demokrasi lokal yang sekaligus sebagai sebuah titik tolak baru dalam penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.

BACA JUGA :  Bupati Padang Pariaman Serahkan Bantuan Dana BAZNAS 340 Juta Pada Rakyat Miskin

Pemilu legislatif  yang berlangsung pada tanggal 17 April 2019 mencerminkan betapa besarnya harapan seluruh lapisan masyarakat dalam memberikan hak pilih mereka dalam menentukan wakil rakyat pada lembaga-lembaga perwakilan, guna membawa daerah kearah yang lebih baik dan maju di segala bidang,” kata nya.

“Dan saatnya kini para Anggota DPRD untuk melangkah bersama dan bergandengan tangan dimana untuk mewujudkan janji-janji nya, guna mencapai kesejahteraan rakyat Padang Pariaman,” ungkap Gubernur Sumbar yang dibacaka Bupati Padang Pariaman.

Diterangkan Ali Mukhni bahwasanya, pemberdayaan daerah ada dua tujuan yang hendak dicapai dari penerapan kebijakan desentralisasi, tujuan kesejahteraan dan demokrasi, tujuan dari kesejahteraan tentunya dan mengharuskan pemerintah daerah untuk menyediakan pelayanan publik untuk masyarakat lokal secara efektif,efisien dan ekonomis.

H. Sagi pengusaha emas dirantau

“Oleh karena itu, desentralisasi tidak semata untuk membentuk pemerintahan daerah yang menjalankan kekuasaan semata, akan tetapi lebih penting lagi guna membangkitkan lagi partisipasi warga terhadap urusannya sendiri.

Desentralisasi secara teoritis, merupakan upaya untuk membawa Negara lebih dekat dengan masyarakat lokal dan mendorong tumbuhnya tata kelola pemerintahan lokal yang lebih demokratis.

Sedangkan peran DPRD sebagai lembaga legislatif di daerah dengan tugas legislasi, anggaran dan Pengawasan yang dilakukan dalam kerangka representasi rakyat didaerah sangat memegang peranan penting yang sangat strategis dalam menentukan keberhasilan penyelenggaraan otonomi daerah.

“Kiranya juga, perlu disadari dalam melaksanakan tugas, DPRD dihadapan pada berbagai tantangan, baik yang datang dari kalangan internal itu sendiri maupun dari eksternal. Tantangan tersebut dapat berupa belum berjalannya mekanisme check and balance antara kepala daerah dan lembaga DPRD dengan optimal,” ujar Ali Mukhni.

Kedepan, pinta Ali Mukhni, hendaknya dua lembaga ini saling bekerjasama untuk meningkatkan dan memajukan pembangunan daerah, serta meningkatkan kesejahteraan ekonomi rakyat.

BACA JUGA :  Kusworo Darpito : Kementerian PUPR Dukung Sektor Pendidikan

Dalam acara yang cukup meriah dan cukup sesak padat dari para tamu undangan yang diperkirakan mencapai tiga ribu orang dan bahkan banyak diantara tamu yang harus lelah berdiri berjam-jam, dikarenakan keterbatasan kursi yang disediakan panitia.

Disamping itu sangat sulitnya wartawan untuk masuk meliput kegiatan pengambilan sumpah dan janji Anggota DPRD, selain tidak tersedianya anggaran untuk peliput. Maaf, kami tidak punya anggaran dan sedang depisit dan pusing,” kata Era Plt Sekwan DPRD.

Ditempat terpisah, H. Sagi pengusaha emas di Jakarta ketika diminta pandangannya, mengatakan, hendaknya para 40 Anggota DPRD yang baru di ambil sumpah dan janji ini betul-betul bekerja untuk kepentingan daerah dan rakyat yang telah memberi hak suara kepadanya.

“Pembangunan Infrastruktur baik jalan maupun jembatan serta gedung perkantoran yang dibangun pemerintah belakangan ini sudah cukup baik dan banyak kemajuan yang dicapai. Namun, H.Sagi sedikit kecewa, karena pusat pembangunan banyak mengarah ke Lubuk Alung Batang Anai, Sicincin dan Kampung Dalam.

Sementara di wilayah kami sangat sedikit tercipta, sambung  H. Sagi, Jalan yang sempit dan berlubang tentu akan tinggi tingkat resiko kecelakaan bagi pengendara. Untuk itu diharap Anggota DPRD Kabupaten dan Provinsi serta DPR RI agar dapat memperhatikan dan membantu ruas jalan mulai dari pintu masuk sungai Tersinggung hingga IV Koto Aur Malintang dan dapat tembus Lubuk Basung kabupaten Agam. (NNL)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *