Ket Poto : Pengamat Ekonomi Gunawan Benjamin

Defisit APBN Diperlebar, Pasar Keuangan Membaik

Medan, infoindependen.com – Bursa Amerika dan Eropa pada perdagangan akhir pekan kemarin ditutup melemah dalam rentang 1 hingga 1.6%. Kinerja pelemehan indeks bursa tersebut berpeluang memicu terjadinya kemungkinan memburuknya kondisi bursa di Asia pada perdagangan hari ini.

Meskipun sejauh ini, indeks futures di AS masih menunjukan kenaikan yang cukup besar sehingga berpeluang membuat kinerja indeks saham di Asia membaik.

Hal tersebut dikemukakan Pengamat Ekonomi dari Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Gunawan Benjamin kepada wartawan, Senin (6/4/2020) di Medan.

Benjamin mengatakan,  IHSG pada perdagangan pagi ini dibuka menguat di level 4.650 dan sejuh ini masih mengalami penguatan di kisaran level 4.690. Kinerja pasar keuangan domestik sejauh ini membaik.

“Aksi korporasi yang dilakukan oleh sejumlah perusahaan besar yang membeli kembali saham yang  beredar (buyback) menjadi sentimen positif bagi pasar keuangan hari ini,jelas Benjamin.

Disisi lain lanjutnya, mata uang Rupiah juga diperdagangkan menguat dikisaran 16.430 per US Dolar.

Kinerja mata uang Rupiah dan IHSG menguat seiring dengan optimisme investor yang memberikan apresiasi kebijakan defisit APBN dinaikan menjadi 5.07% terhadap PDB untuk memerangi corona.

Sejumlah sikap optimis di pasar keuangan terus bermunculan setelah sejumlah pelaku pasar melihat ada perkembangan positif dimana banyak pemerintah melakukan upaya memerangi corona dengan sejumlah kebijakan “berani”. Seperti halnya Indonesia yang lebih berani dalam melakukan upaya untuk memperlebar defisit, walaupun menyisakan resiko,” tandasnya. (esal)

BACA JUGA :  PTPN2 Salurkan Bansos ke Lembaga Pendidikan Nabil-A



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *