Diduga Ada Tersangka KPK (Suryadi Halim) Dibelakang PT. Alco Sejahtera Abadi

Padang, infoindependen.com – Peran Aparat Penegak Hukum untuk mengawasi pengelolaan uang negara sangat diharapkan, hal ini dalam upaya agar terwujud kualitas pekerjaan yang baik.

Aparat Penegak Hukum diharapkan berkenan melakukan tinjauan-tinjauan terhadap pelaksanaan pekerjaan yang sedang berlangsung dan hal ini adalah solusi yang sangat tepat.
Dikarenakan beberapa tahun belakangan, sangat banyak pelaksanaan pembangunan yang berakhir di Pengadilan Tipidkor akibat terjadinya kerugian keuangan negara.

Sangat banyak Kontraktor Pelaksana, Konsultan Pengawas, PPK/PA bahkan kepala daerah diganjar hukuman pidana akibat bersama-sama menimbulkan kerugian terhadap keuangan negara.

Sikap pro akan Aparat Penegak Hukum ini diharapkan terhadap pelaksanaan Pemeliharaan Jalan Raya Air Dingin di Kawasan Koto Tangah Kota Padang dengan Kontraktor Pelaksana PT. Alco Sejahtera Abadi.

Aparat Penegak Hukum diharapkan dapat mengambil peran terkait pekerjaan ini dikarenakan banyaknya dugaan penyimpangan pekerjaan.

Mutu atau kualitas pekerjaan diduga tidak sesuai dengan spesifikasi tekhnis yang telah ditetapkan sesuai perencanaan.
Pada sejumlah titik ruas pekerjaan terdapat keretakan yang diduga akibat material yang digunakan melanggar speks serta ketebalan yang menyalahi kontrak.

Namun pekerjaan PT. Alco Sejahtera Abadi terkesan tidak dipermasalahkan, pasalnya ada cukong besar dibelakang perusahaan yang beralamat di Kota Pekanbaru ini.

Suryadi Halim yang tersangka KPK kasus suap proyek jalan disebut-sebut menjadi back up PT. Alco Sejahtera Abadi.
Sebagaimana disebut-sebut meski berstatus tersangka KPK, Tando Rado masih bisa bebas berkeliaran bahkan “ngopi” santai di Kawasan Pecinan Kota Padang.

Tando Rado tercatat dua kali berurusan dengan KPK karena sebelum ditetapkan sebagai tersangka kasus suap yang melibatkan sejumlah pejabat di Kabupaten Bengkalis – Riau, beberapa tahun ia (Tando Rado, red) lalu juga pernah dipanggil KPK terkait kasus suap yang melibatkan politisi partai Demokrat.

BACA JUGA :  KPK Tetapkan 14 Anggota DPRD Sumatera Utara Sebagai Tersangka

Sampai berita ini diterbitkan tidak satupun stakeholder terkait yang dapat dikonfirmasi. (BP)