Diduga Aparat Dan Instansi Terkait Tutup Mata Dengan Aktifitas Galper

Batam, infoindependen.com – Diduga Gelanggang Permainan (Gelper) di kota Batam, Provinsi Kepilauan riau (Kepri) yang beroperasi di 3 titik terkesan kebal hukum. Anehnya lagi berkali-kali dirazia pihak Kepolisian, namun tetap dibuka kembali.

Arena show yang digemari kalangan masyarakat doyan judi itupun seakan sudah terbiasa, bahkan merambah ke semua kalangan. Jika kita telusuri hampir semua masyarakat lokal tahu keberadaan arena Gelper itu.

Seperti halnya 3 (tiga) lokasi di arena kompleks top 100 Batu Aji dan 2 (dua) lokasi di Batu Aji kawasan Mitra Mall serta di Nagoya Ada 4 9emapat) titik tetap beroperasi

Beredar kabar pengusaha-pengusaha pengelola arena judi Galper tersebut diduga kebal hukum. Bahkan dikabarkan lagi pengusaha Galper lihai dalam hal lobi-lobi. Inilah yang membuat bisnis haram dengan omzet puluhan juta perhari ini tetap eksis hingga kini.

Mesin adu ketangkasan (Gelper) ini jelas merusak moral, apalagi sudah dikenal oleh generasi muda. Tak pelak lagi menjadi candu, bersifat untung-untungan.

Pantauan dari media, dilokasi Gelper di dalam gedung Inkai sangat ramai  pengunjung. Wartawan yang melakukan pantauan tersebut, secara tidak sengaja melihat langsung ada penukaraan ticket yang di lakukan dilokasi untuk mengelabui wartawan dan pihak penegak hukum.

Dengan modus  nembawa rokok 4 slop dan hadiah di bawah keluar, selanjutnya di tukar dengan uang lewat konter yang sudah tersedia di pom bensin dekat dengan Galper tersebut (gedung Inkai).

Sementara pantauan di lokasi hotel Pasific dan hotel Planet 2 (dua) di Jodoh tampak ramai pengunjung, namun untuk penukaran hadiah seperti rokok lebih tersembunyi. Lokasi tersebut tampak dijaga oleh orang-orang tertentu, sehingga media ini tidak bisa mengambil gambar didalam lokasi.

Hingga berita ini terbit, Kapolresta Barelang Kombes, Pol Hengki ketika di konformasi melalui telpon selulernya diduga belum mendapatkan tanggapan serius terhadap aktivitas Gelper (permainan game) bermoduskan perjudian tersebut.

BACA JUGA :  Lebanus Haloho Pimpin MUKI Kabupaten Karimun Priode 2020-2025.

“Terima kasih atas informasinya,” tulis Kapolresta Barelang melalui  Short Message Service (SMS) telpon selulernya.

Ditempat terpisah, awak media mencoba untuk melakukan konfirmasi kepada pengusaha Galper yang ada di Top 100 Batu Aji tentang legalitas perijinan usahanya, namun hingga saat ini belum dapat klarifikasi.

Begitu juga pihak BPM-PTSP kota Batam, hingga kini masih bungkam terkait izin apa yang dikeluarkan terhadap aktivitas usaha galper yang sementara masih beroperasi sampai sekarang. (JKAK)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *