Sumbar, infoindependen. Dugaan penyelewengan dana bantuan kepada atlit dan pelatih panjat tebing mulai marak beredar.
Beberapa hari belakangan beredar selembar surat tentang laporan pertanggungjawaban keuangan Federasi Panjat Tebing Indonesia Sumatera Barat.
Dalam laporan dana bantuan tersebut dicantumkan bantuan atas nama Resty AP sebesar Rp. 10 jt.
Nilai ini terdapat selisih sebesar Rp. 4.500.000. disebabkan dalam Surat Kuasa Resti mencantumkan nilai sebesar Rp. 5.500.000.
Untuk mengkonfirmasi secara bersamaan redaksi menggabungkan sejumlah pengurus FPTI dalam WA Grup.
Terkait konfirmasi, Ketua FPTI Heri Gumirlang tidak merespon segala sesuatu yang berkaitan dengan dugaan penyelewengan dana atlit dan pelatih FPTI tersebut.
Sementara itu Aspil, Ketua Bidang Pembinaan Prestasi dan Kompetisi merespon dengan baik konfirmasi dalam WAG tersebut.
Ketua Bidang Pembinaan Prestasi dan Kompetisi FPTI Sumbar ini mengatakan bahwa, “laporan keuangan itu siapa yang buat, bukan pengurus yang buat”.
Setelah merespon dan meninggalkan sejumlah pesan yang berbentuk pertanyaan, Yasman Yahya keluar dari WAG yang dinamai Konfirmasi Anggaran FPTI ini.
Redaksi masih menunggu konfirmasi dan penjelasan dari sejumlah atlit dan pelatih sesuai informasi awal yang diterima. (***)






