Ket. Foto : Seorang mahasiswi Fakultas Ekonomi Universitas Prima Indonesia (Unpri) Medan ditemukan tewas dengan sejumlah luka ditubuhnya di kawasan Lau Kala, Desa Durin Tonggal, Kecamatan Pancurbatu, Kabupaten Deli Serdang, Minggu (12/4/2020) sekira pukul 15.00 WIB. (ist)

Duh, Mahasiswi Unpri Ditemukan Tewas di Desa Durin Tonggal

Pancurbatu, infoindependen.com – Seorang mahasiswi Fakultas Ekonomi Universitas Prima Indonesia (Unpri) Medan ditemukan tewas di kawasan Lau Kala, Desa Durin Tonggal, Kecamatan Pancurbatu, Kabupaten Deli Serdang, Minggu (12/4/2020) sekira pukul 15.00 WIB. Di tubuh korban ditemukan sejumlah luka.

Informasi yang diperoleh, gadis berusia 26 tahun itu diketahui bernama Juliana Tumanggor. Mahasiswi semester akhir asal Sibolga itu disebut baru saja menyusun skripsi.

Menurut Diana salah seorang teman korbab, Juliana diketahui tak pulang ke rumah selama beberapa hari. Saat ditemukan, Juliana sudah tidak bernyawa. Bahkan ada ditemukan luka di kepala bagian belakang.

“Tadi malam (Sabtu, 11/4/2020) adiknya mau jemput dia (Juliana) sekitar 20.00 WiIB, di kos-kosannya di kawasan Simpang Selayang. Tetapi nomor handphone selulernya tiba-tiba ngak aktif lagi,” sebutnya.

Adik korban berusaha menghubungi beberapa teman kakaknya untuk mencari tahu keberadaan korban. Namun tidak ditemukan, hingga mendapat kabar Juliana sudah ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di Desa Durin Tonggal, Kecamatan Pancurbatu.

“Tadi kami sempat mau membuat laporan ke Polsek Sunggal, karena tinggalnya kakak ini di Jalan Setia Budi dekat Simpang Selayang, tapi gak jadi,” ungkap salah seorang teman korban satu gereja.

Teman korban menduga, Juliana dibunuh di tempat lain, lalu kemudian dibuang ke lokasi tersebut. “Kayaknya, diseret-seret mayatnya itu, makanya terbuka bajunya,” sebut salah seorang teman pria korban di lokasi.

Selama ini, Juliana disebut akrab bergaul dengan teman-temannya dan aktif di organisasi Ikatan Mahasiswa Karo (IMKA) Unpri.

“Harusnya udah maju meja hijau tahun ini, tapi karena kondisi wabah Covid-19 ini, diundur sampai tahun depan,” ungkap teman lainnya.

Belum diperoleh keterangan resmi dari pihak berwenang terkait dugaan pembunuhan tersebut. Pantauan di lokasi, Kapolsek Pancurbatu AKP Dedi Darma dan Kanit Reskrim Iptu Suhaily Hasibuan masih melakukan olah Tempat Kejadiajn Perkara (TKP) bersama sejumlah personel. (zahendra)

BACA JUGA :  Presiden Minta Arsitektur Pelabuhan di Sekitar Danau Toba Dibuat Lebih Modern



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *