Ket foto: Kepala Sekolah SD ANNUR YAPIS, Norsafa Ohorella, S,Pd

Harapan Indah YAPIS, Agar Bisa Di Sejajarkan Dengan Sekolah Lain Di Kota Sorong Dan Seluruh Nusantara

Sorong, infoindependen.com – Sekolah dan pendidikan adalah wadah sarana yang tepat untuk edukasi, khususnya untuk Yayasan Pendidikan Islam (YAPIS) yang di wakili oleh Sekolah Dasar (SD) ANNUR sangat berharap besar untuk bisa di perhatikan oleh pemerintah daerah maupun pusat.

SD ANNUR sudah melengkapi administrasi dengan adanya Surat Keputusa Mentri Hukum dan HAM dengan nomor AHU-0041890,01,04, tahun 2016 dan status tanah yang berluas 3150 M2 adalah Hibah, status bangunan milik Yayasan ANNUR.

Sekolah Dasar ANNUR yang beralamatkan Jl Raja Ampat no 50 Kampung Baru Sorong, Papua Barat, nomor HP 085281285399 dan Kepala Sekola Norsafa Ohorella, S.Pd dalam wawancara eklusif dengan awak media pada, Rabu 19/8/2020 mengungkapkan harapan terbesar buat pemerintah daerah maupun pusat, untuk bisa bersama-sama melihat potret pendidikan yang berbasis yayasan, jangan di lihat dari cassingnya, tapi di pandang dari metode pembelajarannya yang juga tidak kalah saing,

SD ANNUR juga memiliki siswa-siswi yang berprestasi serta berkeatif, dengan dua kali berturut turut memenangi perlombaan tingkat daerah, propinsi dan nasional. Seperti contoh prestasi di bidang festival seni siswa Nasional (FLS2M) tahun 2018-2020 dalam mata lomba seni tari (Fandi, Usman, Riski) yang sekarang sudah kelas V SD, gambar bercerita (fatiha Amaria) yang nota bene Orang Ssli Papua (OAP),

“Waktu itu, acara FLS2M tingkat nasional di adakan di Bangka Belitung dan Tanggerang Selatan,” ungkap Kepsek.

Sambung Kepsek, padahal cuma tenaga pendidik dan kependidikan 13 orang, yang terdiri dari 5 PNS dan 8 honorer, jumlah keseluruhan siswa-siswi 178 orang.

Saya sendiri selalu menerapkan prinsip, bahwa walaupun kita jauh di ujung Timur Bumi Kasuari  Papua Barat, dan masih terbelakang dari sarana dan prasarana pendidikan yang berstandar nasional, tetapi kami tak berkecil hati, kami percaya seluruh stakeholder yang ada di jajaran pemerintah suatu saat akan tergugah hati dan pikirannya untuk kami,” harap nya.

BACA JUGA :  Prof Dr dr Aldy Mengenalkan Telestroke Sebagai Solusi Efektif Pelayanan Stroke

“Para dewan guru, terutama yang masih honorer, di harapkan honorer pun bisa di angkat menjadi PNS atau ASN, sesuai dengan tujuan mulia Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), juga menjadi pandangan khusus buat Yayasan Pendidikan Islam,” ungkapan terahir Kepsek SD ANNUR Norsafa, S.Pd.

Begitu juga dengan Ketua YAPIS, Ahsanul Haq, S,sos berharap untuk pemerintah daerah maupun pusat dapat memberikan kesempatan penuh, tanpa pilih kasih demi kemajuan bangsa dan Negara, khususnya di dunia pendidikan Islam.

“Untuk semua yayasan persekolan dan pendidikan secara umum, diantara keinginan dan harapan kami adalah; sarana dan prasarana sekolah, pembangunan sekolah yang memenuhi standar, serta yang terpentingnya adalah kesejahteraan guru honorer. Biar kehidupan mereka juga bisa layak dan normalisasi. Apa lagi di saat dunia sedang di landa musibah pandemi Covid-19, sangat memprihatinkan,” tutup Ketua YAPIS.

Untuk di ketahui, YAPIS SD ANNUR ini di bangun pada tahun 1982, dan pembangunannya masih bersifat renovasi. Padahal bangunannya sudah kategori kumuh dan tertinggal di bandingkan dengan sekolah yayasan lainnya.     (Suhaida Ode)

 

 




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *