Kecanduan Memakai Sabu, Dua ABG Gasak Aki Eskavator

PALI, infoindependen.com – Demi memenuhi keinginan mengonsumsi narkoba jenis sabu, dua remaja di Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Provinsi Sumatra Selatan (Sumsel) harus rela meringkuk di jeruji penjara.

Tim Elang Unit Reskrim Polisi Sektor (Polsek) Talang Ubi Kabupaten PALI mengamankan berinisial MD alias Dandi (18) yang masih duduk di bangku pelajar SMU, yang merupakan warga Dusun III Desa Benakat Minyak Kecamatan Talang Ubi, dan rekannya AM alias Ian (19), warga yang sama.

Keduanya ditangkap lantaran mencuri aki eskavator di Tebing Indah desa Persiapan Simpang Solar Kecamatan Talang Ubi pada, Senin (29/7/2019) dini hari sekira pukul 01.00 WIB.

Keduanya melancarkan aksinya, pada Minggu (28/7/2019) sekira pukul 22.00 WIB. Saat itu, kedua pelaku melihat ada satu unit alat berat eskavator yang berada di Tebing Indah. Dengan menggunakan kunci inggris, kedua pelaku membongkar dan membawa kabur dua unit aki.

Tak selang berapa lama, penjaga keamanan alat datang dan mengetahui, bahwa aki tersebut telah dicuri, dan melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Talang Ubi.

Kanit Reskrim Polsek Talang Ubu, Ipda M. Arafah menyebut, jika usai mendapatkan laporan tersebut, pihaknya langsung menuju ke TKP dan melakukan penyelidikan, dan mencurigai dua orang yang berada di pinggir jalan tak jauh dari alat berat tersebut.

“Setelah memastikan ciri kedua pelaku, berselang tiga jam dari kejadian, bahwa benar kedua pelaku tersebut.

Dari hasil penggeledahan, selain mendapatkan barang bukti dua buah aki, anggota kita juga mendapatkan dua paket kecil sabu-sabu seberat 0,34 gram yang disimpan disaku celana pelaku Ian,” katanya.

Saat ini keduanya telah diamankan di Mapolsek Talang Ubi. “Pelaku kita jerat dengan pasal 363 KUHP dengan ancamana tujuh tahun penjara. Dan untuk pelaku AM kita kenakan pasal berlapis 112 KUHP dan pasal nomor 35 tahun 2009 tentang narkoba,” pungkas Kanit Reskrim Polsek Talang Ubu.

BACA JUGA :  Polda Metro Jaya Tangkap 9 Pelaku Pembuat Materai Palsu, Negara Dirugikan Rp30 Miliar

Dari pengakuan tersangka, aki tersebut akan dibawa ke Desa Benakat Minyak dan akan dijual dengan harga sekitar Rp 500 ribu. “Uangnya nanti untuk poya-poya, belum tahu untuk beli narkoba atau tidak,” ujar salah seorang pelaku Ian. (NP)

 




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *