Langkahnya Gas Elpiji 3Kg di Sekitar Nagoya Kec Lubuk Baja,Kota Batam.

Batam,Infoindependen.com – Masyarakat Nagoya kecamatan Lubuk Baja kota Batam  sepekan ini sangat susah mendapat elpiji ukuran 3kg,keluhan tentang kelangkahan mendapatkan elpiji 3 kg sangat terasa karena untuk digunaan di dapur seperti masak -memasak dan kebutuhan lainnya,(14/10/2020).

Salah satu warga pedagang yang kita dapat info bernama Ibu Mina Damanik di lokasi Nagoya poin sebagai pedagang  enceran menjual gas elpiji 3kg.yang pada dasarnya harga sebelumnya Rp,15.000 naik menjadi Rp,18.000 dari agen SPBU Pertamina.

Lalu pedagang kaki lima menjual lagi sebagai mengambil keuntungan dari hasil jual pedagang kaki lima  Rp, 4000 Rp, 5000 per satu tabung ukuran 3Kilogram. Sebelumnya menjual seharga Rp, 22.000 kini bisa mencapai harga Rp,27.000 pertabung gas Elpiji 3 kilo gram tersebut,ungkapnya.

“Ada apa dengan pemasok atau distributor gas tabung yg ukuran 3 kilogram tidak mampu menyediakan kontinew stok buat kebutuhan masyarakat Batam,yang sehari -harinya sangat dominan di butuhkan masyarakat untuk keperluan khususnya di dapur alat rumah tangga masak-memasak.”

Lanjut Mina Damanik,Siapa di balik ini yang mengambil kesempatan untuk mengambil keuntungan banyak akibat langkahnya tabung gas ukuran berat 3 kilogram tersebut …?
Atau mungkin ada yang menimbun tabung gas tersebut sehingga harga jual melambung tinggi Hampir seratus persen dari harga bandrol pertama saat ini.

Tambah Mina Damanik,”Masyarakat Batam berharap Pihak pemerintah daerah dan Sebagai Legislatif pengawasan dari DPRD Kota Batam komisi yg membidangi perekonomian dan pihak Pertamina Migas membidangi istansi BUMN dan istansi pemerintahan terkait dalam hal kenaikan gas 3 kilogram saat ini, hal tersebut perlu ditinjau atau menyidak agen agen resmi atau tidak resmi tersebut,tutup Mina Damanik.”           (Johan Marpaung)

 

BACA JUGA :  Silaturahmi Kamtibmas Kapolda Kepulauan Riau(Kepri) Bersama Ketua Dewan Pembina Yayasan Darul Falah Batu Besar Kota Batam