Masa Pandemi Covid 19, Panen Padi Jadi Kado Pemkab Simeulue

Simeulue, infoindependen.com – Progam Pemerintah Kabupaten Simeulue di Masa Pandemi Covid-19 mulai dinikmati oleh masyarakat di 138 (seratus tiga puluh delapan) Desa di Simeulue, Aceh.

Progam Humasa Sebbel/Humasa Heba masa Tanam Tahun 2020 yang dicanangkan Bupati Simeulue H. Erli Hasim. SH. S,Ag. M.I.Kom mulai terasa meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Bupati Simeulue H. Erli Hasim menggerakkan masyarakat untuk turun serentak ke sawah menanam padi dalam upaya memutus rantai penyebaran Covid-19, hasilnya masyarakat mulai melakukan panen perdana padi program Humasa Sebbel.

Masyarakat Petani Kabupaten Simeulue saat ini mulai menikmati hasil panen yang telah dilaksanakan pada tahun 2020 lalu, awal Tahun 2021 menjadi “kado pemerintah” kepada petani dan masyarakat di Simeulue.

Bupati Simeulue H. Erli Hasim dan Hj. Suryani yang selalu didampingi Forkopinda Kabupaten Simeulue
terlihat sibuk memenuhi undangan dari berbagai kecamatan dan desa.

Undangan itu tentu saja untuk menghadiri panen perdana padi masyarakat sebagai hasil program yang telah dicanangkan oleh Pemerintah Kabupaten Simeulue.

Sehubungan dengan program turun ke sawah tersebut, Kepala Dusun Desa Angkeo Kecamatan Teupah Barat, Sukadi mengatakan “Saat ini sangat kita berterimakasih kepada Bapak Bupati dan Pemerintah Kabupaten Simeulue ini, karena sudah memberikan sebuah bukti program yang sangat nyata kepada kita masyarakat saat ini.

Awalnya, Pemerintah Kabupaten Simeulue melakukan Pembatasan Sosial dalam bentuk mengatasi Penularan Covid 19 di masyarakat. Untuk memutus mata rantai Virus Corona di Simeulue.

Pemerintah membuat kesibukan masyarakat turun ke sawah untuk menanam padi. Alhasil membawa berkah bagi kita semua masyarakat di Kabupaten Simeulue saat ini,” tuturnya Sukadi

“Sekarang ini saja sekeluarga saya sudah tidak susah lagi mencari beras untuk kebutuhan sehari hari, karena hasil panen padi kali ini saja sangat memuaskan, bisa menunjang ekonomi keluarga sehari hari, saat ini yang perlu dipikirkan bukan kebutuhan beras lagi, tapi gula kopi dan lainnya.

BACA JUGA :  Viral Anjing Dipukuli Dan Dicuri, Komunitas Pecinta Anjing Datangi Polsek Medan Area

“Sangat beruntung saat ini, uang yang biasa untuk dibuat pembeli beras, kini bisa membeli keperluan kebutuhan lain,” pungkasnya.

Selain itu, pemerintah bukan hanya melakukan program turun ke sawah saja, tapi Pemerintah Kabupaten Simeulue melalui Koperasi ORIZA SATIVA kini menampung dan atau membeli hasil panen padi dari masyarakat petani apabila ada yang beniat menjualnya.

Dari pemerintah melalui Koperasi Oriza Sativa turun langsung membeli padi ke rumah-rumah penduduk dengan Rp. 4500 per kilogramnya,” tuturnya

Kita tentu saja berharap program ini terus dilaksanakan dan ditingkatkan untuk pertanian ini.
Menurut saya program Bupati dan Pemerintahan Kabupaten Simeulue untuk bertani serentak seperti ini sangat tepat, karena seperti hama dan burungpun tidak tertumpu ke sebuah lokasi saja seperti yang telah lalu-lalu.

Harapan kami petani kepada pemerintah agar bisa lebih mendukung kebutuhan pupuk dan sarana lainnya untuk mengembangkan pertanian kita ini, selain itu agar ditingkatkan sehingga kita di Simeulue bisa bersaing dengan beras terbaik dari luar Simeulue,” pungkasnya Kadus Desa Angkeo

Berkaitan dengan program pemerintah daerah ini, politisi dari Partai Gerindra Kabupaten Simeulue kepada wartawan mengatakan bahwa Partai Gerindra Simeulue selalu siap mendukung segala program bupati, karena semua programnya berpihak kepada masyarakat seperti yang sedang sama sama kita rasakan saat ini.

Contohnya di bidang pertanian masyarakat untuk menanam padi secara serentak yang sekarangpun sudah menjadi kenyataan, berarti ini saja sudah menjadi “Kado Bupati” untuk rakyatnya,” ungkap Amsarudin

Dari sekarang perlu sama sama kita pikirkan untuk meningkatkan ekonomi rakyat, dan saya selaku Ketua Partai Gerindra di Simeulue menyatakan siap mendukung program nyata seperti yang sedang dilaksanakan Bupati H. Erli Hasim ini, dan nanti akan saya sampaikan kepada pimpinan saya di Partai Gerindra Provinsi dan Pusat,” pungkas Amsaruddin. (DE)

BACA JUGA :  Polres Kampar Tangkap Tersangka Kepemilikan Dan Peredaran Rokok Illegal Tanpa Cukai