Menu

Mode Gelap
Dihadiri Menteri dan Tokoh Nasional, Madrasah Aliyah Insan Cendekia Nusantara Diresmikan Semangat Berbagi di Hari Raya Idul Adha, Polres Purwakarta Gelar Pemotongan Hewan Kurban Begini Imbauan Kapolres Purwakarta untuk Masyarakat dan Bobotoh Persib Kasus Gratifikasi Mobil Mewah, Kejari Purwakarta Periksa Petinggi Golkar Kapolres Purwakarta Pimpin Sertijab Dua Kasat dan Tiga Kapolsek PT Solusi Bangun Indonesia Cetak Laba 111%, di Tengah Pemulihan Industri Semen Domestik

NASIONAL

Mendes Yandri Minta Kades Untuk Melek Teknologi Genjot Ketahanan Pangan

badge-check


					Ket photo: Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto
(Foto: Didi/Kemendes PDT) Perbesar

Ket photo: Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto (Foto: Didi/Kemendes PDT)

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto menghadiri penandatanganan Memory of Understanding (MoU) atau Nota Kesepahaman Tentang Pemberdayaan Lahan dan Badan Usaha Milik Desa melalui Pola Tanam serta Program Jaksa Garda Desa di Desa Sarakan, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, Rabu (25/6/2025).

Banten, Infoindependen.com – Mendes Yandri mengajak Kepala Desa di Indonesia untuk lebih melek teknologi, termasuk untuk bisa meningkatkan produksi hasil bumi guna sukseskan Ketahanan Pangan.

Hal ini berkaitan dengan program Makan Bergizi Gratis karena nantinya membutuhkan bahan baku yang banyak.

“Jika nantinya penerima manfaat sudah jutaan maka butuh bahan baku yang banyak,” kata Mendes Yandri.

Lewat MBG ini, Desa-desa diharapkan menjadi pelaku utama untuk menyediakan , bahan baku seperti Cabai, Sayur dan Telur.

“Ada siklus ekonomi dari program ini. Olehnya, kita perlu mulai menata desa tematik yang nantinya jadi pemasok utama untuk 83 juta penerima manfaat,” kata Mendes Yandri.

Apalagi, kata Mendes Yandri, ada Koperasi Desa Merah Putih yang merupakan ide besar Presiden Prabowo Subianto.

“Melalui Kopdes Merah Putih kita memotong tengkulak dan memastikan pelayanan kepada masyarakat desa semakin dekat,” kata Mendes Yandri.

Mendes Yandri juga menegaskan jika Kades tidak perlu takut lagi untuk menggunakan Dana Desa karena ada program Jaksa Garda Desa.

Lewat Jaksa Garda Desa, Mendes Yandri ajak Kades, BPD dan Pendamping Desa untuk kolaborasi dengan Kejaksaan Agung untuk membangun desa.

Sebelumnya, Jaksa Agung Muda Intelejen (Jamintel) Reda Manthovani berharap dengan program Pemberdayaan Lahan melalui pola tanam ini bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat Banten.

Reda berharap Jaksa mengawal dan membimbing Kepala Desa saat mengelola Dana Desa berjalan sesuai dengan peruntukkannya.

“Saya harapkan kepada Para Jaksa untuk menindaklanjuti program kerjasama ini,” kata Reda.

Mendes Yandri dan Jamintel Reda Manthovani bersama sejumlah undangan melakukan penanaman bibit bawang merah.

Turut hadir Jaksa Agung Muda Intelijen Reda Manthovani bersama jajaran Kejaksaan RI, Gubernur Banten Andra Soni, Ketua DPRD Banten Fahmi Hakim, Bupati Tangerang Maesyal Rasyid, Bupati Kabupaten Lebak Hasbi Jayabaya, Plh Bupati Serang Rudy Suhartanto, Bupati Pandeglang Dewi Setyani, Pimpinan PT Pupuk Indonesia, Pimpinan Telkomsel University, dan Para tokoh masyarakat, akademisi, serta pelaku pembangunan desa.

Turut mendampingi Mendes Yandri, Dirjen PEID Tabrani, Irjen Teguh, Kepala BPSDM Agustomi Masik dan Inspektur Wilayah 5 Husin Fahmi. (**)

Baca Lainnya

PT Solusi Bangun Indonesia Cetak Laba 111%, di Tengah Pemulihan Industri Semen Domestik

3 Mei 2026 - 14:49 WIB

Ketum PWI Pusat Pimpin Delegasi Indonesia ke General Assembly CAJ di Malaysia

26 April 2026 - 11:52 WIB

Sah! Lampung Resmi Jadi Tuan Rumah HPN dan Porwanas 2027

22 April 2026 - 22:20 WIB

Bekali Calon Danyon dan Danki, Kasad: Selesaikan Tugas dengan Kinerja Terbaik

17 April 2026 - 00:07 WIB

Panglima TNI dan Kapolri Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026 di Monas

13 Maret 2026 - 19:12 WIB

Trending di NASIONAL