Pejabat Desa Honitetu Terkesan Abaikan Masyarakatnya

Maluku, Infoindependen.com – Sebagai seorang pejabat desa, adalah perpanjangan tangan dari Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Seram Bagian Barat, Provinsi Maluku, Nur Badaruddin terkesan acuh dan tak perduli dengan kepentingan masyarakat Honitetu.

Sabtu 13/2/2021, di desa Honitetu, seorang warga masyarakat, Daniel Yawate menuturkan kepada awak media, terkait kinerja pejabat desa Honitetu tersebut, saya pribadi menyesalkan tindak tanduk ibu pejabat.

Setiap kali kegiatan desa, samabung Daniel, beliau (perengkat desa-red) selalu mencari alasan agar tidak menghadiri undangan, padahal kami masyarakat merindukan kehadirannya beliau.

“Mungkin karena letak tempat tinggalnya yang sangat jauh dari tempat tugasnya, perlu di ketahui, bahwa letak tempat tinggalnya pejabat cukup jauh, kurang lebih 26 kilo meter, dan jalan menuju Honitetu cukup ekstrim, untuk sebatas perempuan sebenarnya sangat tidak layak, apa lagi kondisi fisiknya sudah sangat tidak baik, pernah mengalami struk, dan sakit-sakitan,” terangnya.

Salah satu tindakan yang merugikan negara adalah laporan fiktif pembangunan rehabilitasi Talud Gelombang Tebing yang di anggarkan tahun 2019 senilai Rp 81,783,275 dan di laporkan realisasinya Rp 77,862,100,00. “Padahal Talud yang di bangun di Desa Honitetu samping Gereja Maranatha sumber anggarannya dari dana aspirasi anggota legislatif Andreas kolly SH,” paparnya.

Ada juga pembangunan penanggulangan di desa yang di anggarkan 2019 senilai Rp 100,000,000. Dan di laporkan realisasinya Rp 100,000,000 padahal laporannya fiktif.

Sekian lama kurang lebih 2 tahun pejabat Desa Honitetu Nur Badaruddin melakukan kesalahan, namun kami masyarakat mendiamkan. Tetapi sekarang demi kemajuan desa, kami siap mempertaruhkan segalanya, kami berharap kepada Pemda dalam hal ini Bupati dan seluruh pemangku jabatan agar segera evaluasi kinerja pejabat desa,” ahir Daniel Yawate.

BACA JUGA :  Kapolresta Barelang Beserta Forkopimda Kota Batam Tinjau Penyekatan PPKM Hari Pertama

Sampai berita ini dimuat, pehak perangkat desa belum dapat di komfirmasikan terkait keluhan warga masyarakat Desa Honitetu. Sementara itu kantor desa selalu kosong bagaikan tak berpenghuni. (CREW)