Pelaksanaan Kantor Camat Guntal Diduga Tidak Sesuai Spesifikasi

Gunung Talang, infoindependen.com – Kerugian Keuangan Negara berpotensi terjadi dari proses pelaksanaan pembangunan gedung, kadangkala sudah terindikasi dimulai dari proses lelang kegiatan.

Pada proses lelang ini sering diduga ada titipan dari kepala dinas atau bahkan kepala daerah kepada Kelompok Kerja di Unit Layanan Pengadaan Barang dan Jasa dan biasanya dilakukan secara sistematis.

Selanjutnya, potensi kerugian terhadap keuangan negara terjadi saat pelaksanaan pekerjaan dimana Kontraktor Pelaksana tidak menggunakan material yang telah diatur dalam dokumen perencanaan dan atau dokumen kontrak.

Pembangunan Kantor Camat Gunung Talang Kabupaten Solok senilai Rp. 3.044.084.000 menuai kritik dari sejumlah komponen masyarakat, demikian pantauan infoindependen.

Pasalnya kantor camat yang dibangun dengan APBD TA 2020 ini sudah mengalami retak pada sebagian titik, diduga pelaksanaan tidak sesuai dengan spesifikasi tekhnis sebagaimana diungkapkan oleh tokoh setempat Sutan Rajo Nan Balinduang.

Kondisi bangunan kantor camat yang pelaksaanan pembangunannya dilakukan oleh PT. Pulau Bintan Bestari dari awal memang terkesan tidak transparan dan tertutup untuk publik.

Kita berharap dilakukan audit pemeriksaan dari proses lelang, tahapan pelaksanaan dan proses PHO terhadap kegiatan yang diduga telah menimbulkan kerugian terhadap keuangan negara.

Terkait kondisi bangunan Kantor Camat Gunung Talang yang menuai polemik publik diharapkan kepada Aparat Penegak Hukum untuk mengusut sampai tuntas.

Sementara itu, Pejabat Pembuat Komitmen kegiatan maupun Kepala Dinas PUPR Kabupaten Solok sampai berita ini diterbitkan tidak berhasil dikonfirmasi. (Tim)

BACA JUGA :  Bersama Lawan Covid-19, ACT-MRI Padangsidimpuan Salurkan Sembako