Pelaku Pencurian Alat Peranca Bangunan Mesjid Diamankan Unit Reskrim Polsek Medan Area

Medan,infoindependen.com -Team Unit Reskrim Polsek Medan Area melakukan penangkapan terhadap seorang laki-laki atas nama Ardian Prasetyo warga Jl. Tangguk bongkar X atas tindakan mrlakukan pencurian alat peranca pembangunan Mesjid di Jl Tangguk Bongkar X Kel.Tegal Sari Mandala lll Kec. Medan Denai. Sabtu (12/06/21).

Sebelumnya, pada Hari Sabtu tgl 12 Juni 2021 Pukul 12.00 wibUnit Reskrim Medan Area menerima laporan masyarakat bahwa telah terjadi Pencurian alat peranca menara mesjid di Jl. Tangguk bongkar X.

Berdasarkan informasi tersebut Kanit Reskrim IPTU Rianto S.H memerintahkan petugas piket polsek medan area dan Panit Reskrim Polsek Medan Area Iptu Surya Prayitna melakukan cek dan olah TKP.

Dari hasil penyelidikan dan olah TKP dan mengumpulkan keterangan saksi-saksi diketahui bahwa pelaku pencurian tersebut mengarah pada seseorang berinisial AP (23) warga Jl. tangguk bongkar X no 27 Kel. Tegal Sari Mandala lll Kec.Medan Denai.

Dari keterangan saksi-saksi kemudian petugas mendapatkan informasi kalau pelaku sedang berada di jl.tangguk bongkar X dipinggir jalan tidak jauh TKP. Petugas berhasil menemukan pelaku dan langsung menginterogasi pelaku.

“tersangka AP (23) berhasil diamankan petugas tidak jauh dari TKP pencurian, kepada petugas tersangka mengakui bahwa benar dirinya yang melakukan pencurian tersebut.”, ungkap Kanit Reskrim Polsek Medan Area Iptu Rianto SH.

“peranca tersebut di jual pelaku seharga Rp 80000,- kepada pengepul barang bekas dan hasil dari pencurian tersebut dipergunakan untuk membeli narkoba”, terangnya.

Tambah Rianto, selanjutnya personil membawa tersangka untuk menunjukkan tempat penjualan barang hasil curian nya , namun tersangka mengatakan kalau alamatnya sudah lupa.

Selanjutnya tersangka diboyong kekomando untuk pemeriksaan lebih lanjut dan mengarahkan korban untuk membuat laporan pengaduan ke Polsek Medan Area.

BACA JUGA :  Berpotensi Jadi Cluster Baru Covid-19, BPI Minta Forkopimda Tutup Seluruh Lokasi Wisata Di Batubara

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya tersangka dijerat pasal 363 KUHP Pidana dengan ancaman Kurungan 7 Tahun Kurungan Penjara. (Rusydi.A)