Menu

Mode Gelap
Pasca Erupsi Sinabung, Gubernur Sumut Cek Pos Pengamatan dan Pengungsi Kejari Purwakarta Gelar Upacara Peringatan Hari Lahir Kejaksaan RI ke-81 Terdampak Abu Vulkanik Sinabung, 320 Warga Kuta Tengah Dievakuasi Sempat Terhenti Beberapa Saat, Berbagai Bentuk Perjudian Kembali Beroperasi di Desa Sukajulu Pertegas Sinergitas Polri dan Media, Kapolres Purwakarta Silaturahmi Ke Sekretariat PWI Setahun Kasus Dugaan Pencurian Tanah Merah PT Varuna Tirta Prakasya Mangkrak

NASIONAL

Pengurus PWI Pusat 2025–2030 Resmi Dikukuhkan di Solo, Ketua Umum Akhmad Munir: Persatuan Adalah Kunci

badge-check


					Pengurus PWI Pusat 2025–2030 Resmi Dikukuhkan di Solo, Ketua Umum Akhmad Munir: Persatuan Adalah Kunci Perbesar

Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat periode 2025–2030 resmi dikukuhkan di Monumen Pers Nasional, Solo, Jawa Tengah, pada Sabtu (4/10/2025).

Solo, Infoindependen.com – Momentum bersejarah ini turut dihadiri Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid, Wakil Menkomdigi Nezar Patria, Wakapolda Jawa Tengah, Walikota Surakarta serta ratusan insan pers dari berbagai daerah.

Pengukuhan diawali dengan pembacaan Surat Keputusan oleh Sekretaris Jenderal PWI Pusat, Zulmansyah Sekedang, kemudian dilanjutkan pemanggilan personil pengurus yang akan dilantik. Prosesi berlanjut dengan pembacaan naskah pengukuhan oleh Ketua Umum PWI, Akhmad Munir.

Dalam sambutannya, Munir menegaskan bahwa semangat persatuan dan profesionalitas menjadi fokus utama kepengurusan PWI periode ini.

“PWI lahir dari semangat perjuangan dan persaudaraan. Persatuan adalah kata kunci bagi kita semua,” ujarnya.

Munir juga mengingatkan bahwa di tengah derasnya arus informasi digital, wartawan dituntut semakin bijak dan profesional.

“Wartawan harus memastikan informasi yang disajikan kepada publik adalah makanan bergizi, bukan racun yang menyesatkan,” tegasnya.

Sementara itu, Menkomdigi Meutya Hafid menyebut, pengukuhan ini sebagai momentum penting bagi kebangkitan pers Indonesia yang lebih solid, independen, dan demokratis. Ia menegaskan bahwa pemerintah tidak pernah melakukan intervensi dalam proses rekonsiliasi PWI.

“Pemerintah hanya mengorkestrasi agar rekonsiliasi berjalan damai. Persatuan ini sepenuhnya lahir dari semangat para insan pers sendiri,” jelas Meutya.

Ia pun mengapresiasi keberhasilan penyatuan PWI setelah hampir dua tahun mengalami dualisme.

“Tidak ada lagi kelompok atau geng. Yang ada hanya PWI yang bersatu dibawah kepemimpinan Ketua Umum Akhmad Munir,” ucapnya, disambut tepuk tangan meriah hadirin.

Pemilihan Monumen Pers Nasional sebagai lokasi pengukuhan dinilai tepat, mengingat tempat ini memiliki nilai sejarah tinggi bagi lahirnya PWI dan perjalanan pers nasional.

Dari Purwakarta, Ketua PWI Kabupaten Purwakarta, Adi Kurniawan Tarigan, yang turut hadir bersama beberapa pengurusnya, menyampaikan apresiasi atas momentum persatuan ini.

“Kehadiran kami di Solo adalah wujud dukungan penuh PWI Purwakarta terhadap semangat kebersamaan yang digaungkan Ketua Umum. Kami percaya, dengan kepengurusan baru ini, PWI akan semakin solid, profesional, dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Acara kemudian ditutup dengan pembacaan susunan lengkap pengurus PWI Pusat periode 2025–2030, yang memadukan tokoh senior berpengalaman dengan generasi muda wartawan dari seluruh Indonesia. (JGS) 

Baca Lainnya

Kirim Kapal Rumah Sakit ke NTT, Kasad: Penanganan Bencana Harus Punya “Napas Panjang”

20 Agustus 2026 - 12:44 WIB

Jampidsus Akui Kepemilikan Rumah Mewah di Sentul, Emas dan Uang Bukan Miliknya

10 Juli 2026 - 18:19 WIB

PT Solusi Bangun Indonesia Cetak Laba 111%, di Tengah Pemulihan Industri Semen Domestik

3 Mei 2026 - 14:49 WIB

Ketum PWI Pusat Pimpin Delegasi Indonesia ke General Assembly CAJ di Malaysia

26 April 2026 - 11:52 WIB

Sah! Lampung Resmi Jadi Tuan Rumah HPN dan Porwanas 2027

22 April 2026 - 22:20 WIB

Trending di NASIONAL