Pisah Sambut Kalapas 1 Medan Budi Argap Situngkir, Kepada Frans Eliaa Nico

Medan, Infoindependen.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas I Medan laksanakan pisah sambut kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) kelas I Medan dari Budi Argap Situngkir, Amd, IP, SH, MH, kepada Frans Elia Nico, Bc. IP, S.Sos,M.SI.

Pisah sambut Kalapas kelas 1 Medan di hadiri oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kekanwil Kemenkumham) Sumatra Utara (Sumut), Dewa Putu Gede, Kekanwil Kemenkumham NTT, Asep Syarifuddin (Mantan Kalapas kelas I Medan), Dewan Pembina Yayasan Pelatihan Moralitas Budi Pekerti Bangsa Indonesia, Erina Wongso, kepala UPT, Sabtu (1/6/2019), di aula kantor Lapas kelas I Medan, Jalan Lembaga Pemasyarakatan Nomor 27 Tanjung Kusta, Kecamatan Medan Helvetia.

Kegiatan pisah sambut Kalapas 1 Medan di awali vidio dari kinerja Kalapas 1 Medan lama Budi Argap Situngkir, Amd, IP, SH, MH. dan di lanjut pertunjukan seniman dari masing–masing dari petugas Lembaga Pemasyarakatan.

Kalapas kelas 1 Medan lama Budi Argap Situngkir, Amd, IP, SH, MH merasa bangga selama bekerja di Lapas kelas I Medan. “Saya bangga selama menjabat Kalapas kelas 1 Medan dan sangat mendukung program Wilayah Bebas Korupsi (WBK) yang sedang di laksanakan di Lapas kelas I Medan. Kesuksesan WBK di Kalapas kelas 1 Medan tidak luput dari kerja sama kita semua, serta saya minta maaf atas kesalahan saya selama menjabat Kalapas kelas 1 Medan,” ujarnya.

Budi Argap Situngkir juga mengucapkan terima kasih yang telah membantu kinerja selama ini. ”Saya ucapkan terima kasih kepada jajaran registrasi yang telah membantu kinerja saya, selama menjabat sebagai Kalapas kelas 1 Medan dan mohon maaf sama petugas yang gajinya dipotong, mudah-mudahan perjuangan kita dalam bertugas sukses selamanya,” ucapnya.

Kalapas kelas 1 Medan yang baru Frans Eliaa Nico, Bc. IP, S.Sos, M.SI mengatakan, bahwa rotasi di UPT seperti ini merupakan hal yang biasa, karena semua yang bertugas di Lembaga Pemasyarakatan pasti akan dirotasi juga.

BACA JUGA :  Wisudawan Program Doktor USU Meninggal Saat Akan Diwisuda

“Rotasi Unit Pelaksana Teknis (UPT) itu adalah hal yang biasa, karena kita semua yang bertugas di Lembaga Pemasyarakatan akan dirotasi juga nantinya dan kita sebagai petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas 1 Medan harus dapat melayani warga binaan dengan sebaik mungkin,” ungkap Frans Elia.

Karena  mereka yang ada di Lapas  ini merupakan anak – anak kita, yang butuh kita bina karena tugas kita sebagai petugas Lapas. saya tidak pernah menganggap diri saya pimpinan, tapi  anggap saya sebagian kepada diri anda dan semua yang telah di kerjakan oleh kalapas terdahulu akan di lanjutkan sehingga kita mendapatkan WBK,”jelas Frans Elia Nico, Bc. IP, S.Sos, M.SI. (Alex)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *