Polres Metro Jakarta Utara Tangkap Tiga Perampok Spesialis Pengendara Mobil Di Jalan Tol, Modus Gunakan Aplikasi Google Maps Untuk Mencari Korbannya

Jakarta, Infoindependen.com – Aparat Unit Resmob Satreskrim Polres Metro Jakarta Utara berhasil mengungkap dan menangkap tiga kawanan perampok spesialis pengendara mobil yang terjebak kemacetan di jalan Tol. Dalam menjalankan aksinya, pelaku mencari korbannya dengan memanfaatkan aplikasi navigasi, Google Maps. Sepak terjang mereka berakhir di tangan aparat Resmob Polres Metro Jakarta Utara, pada Minggu (21/4/2019) malam.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara, AKBP Imam Rifai menyebutkan, ketiga tersangka yang diamankan berinisial AH (23), GV (21), dan IS (20).

“Ini adalah modus operandi yang baru, jadi tersangka ini menggunakan aplikasi Google Maps pada handphonenya untuk memonitor situasi kelancaran lalu lintas,” kata AKBP Imam, Senin (22/4/2019) kemarin.

Dijelaskan AKBP Imam, aplikasi Google Maps yang ada di dua ponsel pintar mereka dipakai memantau situasi lalu lintas, terutama di Jalan Tol Wiyoto Wiyono yang menjadi lokasi penodongan. Melalui Google Maps, mereka ingin memastikan bahwa kondisi lalu lintas di jalan tol itu sedang macet.

Ketika jalan tol dipastikan macet, mereka menumpang bus-bus tertentu yang melewati jalan tol dari Terminal Tanjung Priok. Kemudian, saat bus yang mereka tumpangi melewati titik kemacetan, tersangka pun turun dan mencari mangsa. ”Kemudian menghampiri kendaraan-kendaraan yang kebetulan berhenti karena kemacetan,” jelas AKBP Imam.

Di jalan tol, ketiga tersangka mengincar pengendara yang terjebak kemacetan. Mereka mencari pengendara mobil pribadi maupun mobil boks yang sengaja membuka kacanya. Bermodalkan senjata tajam, ketiganya menodong dan mengambil barang berharga milik korban,” terang AKBP Imam.

Kanit Resmob AKP Febby Pahlevi Rizal menambahkan, terkait penangkapan, tersangka diringkus di tiga lokasi berbeda. Awalnya Polisi menangkap AH di kawasan Permai, Tanjung Priok. Kemudian, tersangka GV dan IS akhirnya tertangkap. GV ditangkap di Plumpang, Koja, sementara IS di Sumur Batu, Kemayoran.

BACA JUGA :  Pemprov DKI Jakarta Mengeluarkan Surat Edaran (SE) Sejumlah Tempat Hiburan Malam Wajib Tutup Selama Ramadhan 1440 Hijriyah/2019 Ramadhan

Dari tersangka, Polisi mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain sebilah badik dan delapan ponsel yang dua di antaranya dipakai tersangka menjalankan aksinya. “Uang hasil kejahatan digunakan buat membeli narkoba dan menyalurkan hobi mereka yang doyan dugem,” jelas AKP Febby.

Akibat perbuatannya, AH (23), GV (21), dan IS (20) dijerat pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan. ”Ancaman hukumannya lebih dari lima tahun,” tandasnya. (Rls)

Sumber: PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *