Menu

Mode Gelap
Dihadiri Menteri dan Tokoh Nasional, Madrasah Aliyah Insan Cendekia Nusantara Diresmikan Semangat Berbagi di Hari Raya Idul Adha, Polres Purwakarta Gelar Pemotongan Hewan Kurban Begini Imbauan Kapolres Purwakarta untuk Masyarakat dan Bobotoh Persib Kasus Gratifikasi Mobil Mewah, Kejari Purwakarta Periksa Petinggi Golkar Kapolres Purwakarta Pimpin Sertijab Dua Kasat dan Tiga Kapolsek PT Solusi Bangun Indonesia Cetak Laba 111%, di Tengah Pemulihan Industri Semen Domestik

NASIONAL

Polri Berupaya Cegah WNI Terlibat Industri Judi dan Scam di Kamboja

badge-check


					Polri Berupaya Cegah WNI Terlibat Industri Judi dan Scam di Kamboja Perbesar

Divisi Hubungan Internasional (Divhubinter) Polri menggelar pertemuan dengan Cambodia National Police(CNP) guna membahas maraknya praktik judi online dan penipuan daring yang kerap menimpa warga negara Indonesia (WNI) di Kamboja.

Jakarta, Infoindependen.com – Pertemuan tersebut dipimpin oleh Kadiv Hubinter Polri Irjen Krishna Murti, sementara delegasi CNP dipimpin Deputy Chief of Staff CNP MajGen Pheanuk Kolkomar.

Sekretaris NCB Interpol Divhubinter Polri Brigjen Untung Widyatmoko mengatakan banyak WNI yang menjadi korban atau terlibat dalam industri online ilegal seperti perjudian, penipuan daring, hingga kejahatan siber lainnya.

“Banyak kami dapati WNI yang bekerja pada industri online yang di Indonesia dilarang, seperti gambling online, scamming online, phishing, cracking,” ujar Untung kepada wartawan, Senin (14/4/2025).

Pertemuan berlangsung pada 7–13 April 2025 di beberapa lokasi di Kamboja, yakni Phnom Penh, Poipet, Bavet, dan Sihanoukville. Selain Polri dan CNP, kegiatan ini juga dihadiri perwakilan KBRI Phnom Penh dan International Cooperation CNP.

Dalam pertemuan itu, Polri dan CNP sepakat untuk saling bertukar informasi guna mencegah WNI menjadi korban kejahatan online. Kedua institusi penegak hukum juga menyatakan komitmen untuk memperkuat kerja sama dalam memerangi kejahatan transnasional.

“Polri dan CNP memiliki kesamaan perspektif untuk memberantas kejahatan transnasional di kawasan ASEAN di bawah payung Aseanapol dan Interpol,” kata Untung.

Ia menambahkan, kedua pihak juga menyepakati langkah-langkah pencegahan terhadap masuknya operator kejahatan, serta upaya penyelamatan WNI yang menjadi korban industri scamming. (red)

Baca Lainnya

PT Solusi Bangun Indonesia Cetak Laba 111%, di Tengah Pemulihan Industri Semen Domestik

3 Mei 2026 - 14:49 WIB

Ketum PWI Pusat Pimpin Delegasi Indonesia ke General Assembly CAJ di Malaysia

26 April 2026 - 11:52 WIB

Sah! Lampung Resmi Jadi Tuan Rumah HPN dan Porwanas 2027

22 April 2026 - 22:20 WIB

Bekali Calon Danyon dan Danki, Kasad: Selesaikan Tugas dengan Kinerja Terbaik

17 April 2026 - 00:07 WIB

Panglima TNI dan Kapolri Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026 di Monas

13 Maret 2026 - 19:12 WIB

Trending di NASIONAL