Reses Masa Sidang II DPRD Kota Medan Edwin Sugesti Nasution,SE.MM di Kel. Pahlawan

MEDAN,infoindependen.com – Anggota DPRD Kota Medan Edwin Sugesti Nasution, SE. MM melaksanakan reses masa sidang II dan menyerap aspirasi masyarakat di Jl. Badik Kelurahan Pahlawan Kecamatan Medan Perjuangan. Minggu (21/03/2021).

Ahmad Fahmi Hsb saat menyampaikan aspirasi

Ahmad Fahmi Hsb saat menyampaikan aspirasi

Edwin Sugesti Nasution, SE. MM Hadir sebagai narasumber pada reses masa sidang II tersebut bersama dengan dinas terkait Syawaluddin Saragih mewakili Upt PU wilayah Timur dan didampingi tokoh masyarakat Bapak Amdur.

Dihadapan abangda Edwin Sugesti Nasution, SE. MM,. Dalam kesempatan memberikan kata sambutan mewakili masyarakat Kelurahan Pahlawan, Tokoh masyarakat yang biasa disapa Pak Amdur ini sangat berterima kasih dan berharap dengan diadakannya reses tersebut dapat segera mewujudkan aspirasi masyarakat.

 

Penyerahan tempat sampah diterima oleh bapak M. Siddik

Amdur menyampaikan, “terima kasih kepada Pak Edwin yang sudah datang ke kampung kami ini khususnya di lk. VII kel. Pahlawan, sebab selama ini belum pernah ada anggota DPRD Kota Medan yang datang ke Lingkungan kita ini”, ucapnya.

Beliau berharap kepada Edwin Sugesti Nasution, SE. MM untuk merealisasikan aspirasi masyarakat.

Pada sesi penyampaian aspirasi, berbagai pertanyaan dan keluhan masyarakat yang disampaikan diantaranya tentang normalisasi parit, banjir, infrastruktur jalan serta masalah sosial seperti UMKM di kelurahan Pahlawan.

Ahmad Fahmi Hsb pada sesi penyampaian aspirasi memberikan usulan langsung kepada Syawaluddin Saragih perwakilan PU UPT Wilayah Timur. Salah satunya masalah jalan.

Ia mengatakan, “disini yang sangat menonjol masalah badan jalan yang terlalu rendah sehingga pada saat banjir membuat masyarakat resah karena banyak kotoran yang naik kepermukaan jalan”, terang Ahmad.

“seringnya terjadi banjir karena ada penyempitan pada saluran pembuangan sehingga air kembali lagi kepemukiman”, ungkapnya.

BACA JUGA :  Meski Di Hari Libur Polda Sumut Terus Genjot Vaksinasi

Kemudian ia juga mengusulkan kepada Abangda Edwin agar menjalankan program UMKM untuk meminimalisir pengangguran di kelurahan tersebut.

Dikesempatan yang sama, Ibu Nuryani warga Lk. 18 Kel. Pahlawan juga mengusulkan tentang peninggian pada badan jalan di Lk 18.

Kemudian mewakili warga Kel. Pahlawan, Amnur menjelaskan ke anggota DPRD Kota Medan Fraksi PAN ini bahwa ada 10 jembatan tidak mampu menahan bibit air.

Menurut Amnur, dibawah kolong jembatan Lubuk Kuda sudah mengalami penyempitan sekitar 1 meter dan ada total 10 jembatan tidak mampu menahan bibit air yang akhirnya meluap dan menyebabkan banjir di kelurahan pahlawan.

Dihadapan ratusan undangan reses, Edwin menegaskan akan memperjuangkan agar aspirasi masyarakat dapat terealisasi pada anggaran yang akan datang.

Menanggapi permasalahan banjir, bg Edwin berharap Dinas PU segera memonitoring persoalan tersebut.

Sedangkan untuk Keselarasan Sosial, bg Edwin menyampaikan bahwa persoalan tersebut pendataan nya oleh Badan Statistik yang diserahkan dari masing – masing Kepala lingkungan untuk seterusnya di putuskan oleh Mentri Sosial siapa yang berhak mendapatkan bantuan.

Mewakili Dinas PU, Upt PU Wilayah Timur mengatakan, “untuk permasalahan banjir, team saya sudah memonitoring permasalahan di Kel. Pahlawan ini”, ucap Syawaluddin Saragih.

“sebelum saya hadir di reses ini saya sudah pelajari materi dan persoalan infrastruktur di daerah ini. Dalam waktu dekat kita akan cek dan tinjau langsung kolong jembatan di Lubuk Kuda dan mengkordinasi dengan pemerintah Tingkat Kelurahan”.

“namun demikian Pemerintah Kota Medan tetap berusaha semaksimal mungkin bagaimana caranya air dari hulu bisa terkoneksi dan masuk ke hilir”.

Lanjutnya, “seharusnya perwakilan kelurahan ada disini dan mengetahui apa program dan atensi dari Reses ini”, ucapnya dengan rasa kecewa.

BACA JUGA :  Polrestabes Medan Bongkar Komplotan Curanmor, Kaki 4 Tersangka Digembos

Diakhir kegiatan Reses Masa Sidang II Anggota DPRD Kota Medan dari Fraksi PAN menyerahkan bantuan tong sampah secara simbolis.(Rusydi. A)