Satpolair Polres Karimun Evakuasi Jenazah Di Pantai Indah Desa Pangke.

Tanjungbalai Karimun,Infoindependen.co. – Warga
Tanjung, RT 02 RW 06, Kelurahan Lubuk Puding, Kecamatan Buru
dilaporkan tenggelam di perairan Pantai Indah Desa Pangke, Kecamatan Meral Barat, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau dengan kondisi sudah meninggal dunia, Kamis (8/10/2020).

Selanjutnya penemuan mayat dilaporkan warga dengan melibatkan tim SAR dan Sat Polairud Polres Karimun, dan dilakukan evakuasi serta pemeriksaan , mayat langsung dibawa ke RSUD Muhammad Sani.

Penemuan mayat dibenarkan oleh Kasat Polairud Polres Karimun, Iptu Binsar Samosir mengatakan mayat yang ditemukan saat ini telah dievakuasi ke RSUD Muhammad Sani.

“Telah dievakuasi ke RSUD Muhammad Sani, untuk hasil pemeriksaan tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan,” kata Iptu Binsar Samosir, Jumat (9/10/2020) melalui rilisnya kepada media ini.

Adapun dentitas Mayat.
Nama : Herman Bin Abdullah
Umur : 40 th
Pekerjaan : Nelayan
Alamat : Tanjung RT 02 RW 06 Kel. Lubuk Puding Kecamatan Buru Kabupaten Karimun.

Kasat Polairud Polres Karimun Iptu Binsar Samosir menjelaskan
Pada hari Kamis tanggal 8 Oktober 2020 sekira pukul 14.00 WIB, berada di perairan Tembelas sedang menarik kumbang bersama rekan korban bernama Samsir.

Kemudian, setelah selesai kembali ke Pangke, lalu sampai di bibir pantai Pangke, sedangkan rekan Samsir langsung turun ke darat. Sedangkan, korban masih di atas kapal pompong dan membawa pompong ke tengah laut sekitar 100 meter dari bibir pantai untuk melego jangkar.

Sekira pukul 17.00 WIB, rekan korban Samsir menelpon korban untuk menanyakan keberadaan dan situasi serta kondisi Korban karena belum naik kedarat juga, akan tetapi telepon tersebut tidak diangkat.

Selanjutnya, rekan korban Samsir turun ke laut menuju ke atas kapal Pompong untuk mengecek keberadaan korban. Pada saat itu rekan korban Samsir melihat bahwa korban sudah tidak ada diatas kapal pompong lagi.

BACA JUGA :  Polres Karimun Gelar Apel Kesiapsiagaan Bencana Bersama Forkopimda dan Relawan.

Lalu, rekan korban Samsir mencari dan meminta pertolongan warga dengan melibatkan Pers SAR dan Pers Satpolairud Polres Karimun.
Sekira pada pukul 18.00 WIB ditemukan korban berada dibibir pantai Pangke dalam keadaan meninggal dunia. Selanjutnya, korban di bawa ke RSUD Muhamnad Sani untuk dilakukan tindakan Visum Et Revertum.

Kasat Polairud Polres Karimun Iptu Binsar Samosir mengatakan diduga sementara korban tenggelam karena mengejar sampan yang terikat di kapal Pompong yang hanyut ke tengah laut, ucapnya.

Iptu Binsar Samosir mengatakan hasil Visum Et Revertum Dr. AISYAH, Sp.FM ( dokter Forensik RSUD Muhammad Sani ) disimpulkan bahwa, tidak ditemukan tanda tanda kekerasan di tubuh korban, pada mulut korban mengeluarkan buih dan terlihat korban banyak menelan air”, ujarnya.

Selanjutnya, korban Herman diserahkan kepada pihak keluarga dengan menggunakan berita acara serah terima, pungkasnya. (James N)