Menu

Mode Gelap
Polres Purwakarta Gelar Sertijab Wakapolres dan Kasat Reskrim Kejagung Tegaskan Isu Keterlibatan Kajari Purwakarta dalam Kasus Trio BGN: Hoaks Dihadiri Menteri dan Tokoh Nasional, Madrasah Aliyah Insan Cendekia Nusantara Diresmikan Semangat Berbagi di Hari Raya Idul Adha, Polres Purwakarta Gelar Pemotongan Hewan Kurban Begini Imbauan Kapolres Purwakarta untuk Masyarakat dan Bobotoh Persib Kasus Gratifikasi Mobil Mewah, Kejari Purwakarta Periksa Petinggi Golkar

NASIONAL

Tanggul Irigasi Jebol, Ratusan Hektar Sawah Sulit Dapatkan Air

badge-check


					Foto: Jalan Tanotombangan Angkola tergenang air dari tanggul irigasi yang jebol di Dusun Aek Sulum, Desa Situmba. Perbesar

Foto: Jalan Tanotombangan Angkola tergenang air dari tanggul irigasi yang jebol di Dusun Aek Sulum, Desa Situmba.

Padangsidempuan, Infoindependen.com – Irigasi pertanian di Kecamatan Tanotombangan Angkola, Kabupaten Tapanuli Selatan, Provinsi Sumatera Utara, sangat memprihatinkan. Pasalnya, sampai sekarang sejak irigasi itu dibangun, belum pernah berfungsi sepenuhnya.

Awak media Infoindependen. com ketika mengunjungi daerah Lembah Mandailing itu akhir Januari lalu, menemukan tanggul irigasi jebol di Aek Sulum, Desa Situmba, Kecamatan Tanotombangan Angkola, Kabupaten Tapanuli Selatan. Sekitar 15 meter badan jalan terendam air dan sebagian pinggir jalan mulai tergerus akibat derasnya air. Kerusakan irigasi ini tidak hanya mengancam putusnya badan jalan, juga mengancam petani gagal tanam pada musim tanam bulan depan.

Kepala Desa Situmba, Arsyalju Harahap mengatakan, pihaknya sudah melaporkan jebolnya tanggul tersebut serta ada dua titik tanggul yang retak kepada Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Tapanuli Selatan sebulan yang lalu. Namun, ujar Harahap, Dinas Pekerjaan Umum Tapanuli Selatan menyebut surat kami salah alamat dan meminta kami menyurati Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Sumatera Utara.

“Akibat rusaknya tanggul irigasi, musim tanam padi beberapa minggu ke depan akan gagal. Kami berharap Pemerintah Provinsi Sumatera Utara segera turun tangan karena sangat berdampak pada musim tanam dan putusnya badan jalan akibat arus air menggerus badan jalan,” kata Arsyalju Harahap.

Dikatakan, dua bulan lalu pihaknya sudah bersurat ke Dinas PUPR Prov. Sumut. Nampaknya Dinas PUPR Prov. Sumut tidak tanggap terhadap jebolnya tanggul irigasi tersebut.

Menurutnya, tidak hanya kegagalan musim tanam padi terhadap ratusan hektare sawah, juga putusnya badan jalan di Desa Situmba tersebut akan berakibat fatal terhadap transportasi masyarakat dari Desa Situmba sampai Huta Simaninggir Desa Sipotangniari, Tanotombangan Angkola.

“Kita tidak berharap hal itu terjadi terhadap masyarakat puluhan desa dan ratusan anak-anak yang sekolah di Sayurmatinggi karena terputusnya badan jalan,” kata Arsyalju Harahap penuh harap. (Kontributor : SL. Pohan)

Baca Lainnya

PT Solusi Bangun Indonesia Cetak Laba 111%, di Tengah Pemulihan Industri Semen Domestik

3 Mei 2026 - 14:49 WIB

Ketum PWI Pusat Pimpin Delegasi Indonesia ke General Assembly CAJ di Malaysia

26 April 2026 - 11:52 WIB

Sah! Lampung Resmi Jadi Tuan Rumah HPN dan Porwanas 2027

22 April 2026 - 22:20 WIB

Bekali Calon Danyon dan Danki, Kasad: Selesaikan Tugas dengan Kinerja Terbaik

17 April 2026 - 00:07 WIB

Panglima TNI dan Kapolri Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026 di Monas

13 Maret 2026 - 19:12 WIB

Trending di NASIONAL