Tanpa Bantuan Pemko Padang, Warga Bangun Jalan “Baiyo”

Padang, infoindependen. Peresmian nama jalan di Kampung Jeep Parak Jambu, Kelurahan Dadok Tunggul Hitam, Kecamatan Koto Tangah, bersamaan dengan pemberian santunan kepada anak yatim.

Abil Kuba Malin Kayo, sedang bersama warga

Seorang pemuda yang juga prajurit TNI pecinta mobil tua Jeep Willis tahun 1941 Abil Kuba Malin Kayo sebagai donatur untuk pembangunan jalan di kampung tersebut ikut meresmikan dengan masyarakat.

Jalan yang diresmikan, Jalan Jeep, Gang Willis dan Jalan Utama Baiyo. Sesuai dengan legenda kampung ini. Kenapa dinamakan Jalan Jeep, karena saat banjir melanda kampung ini, hanya mobil tua Jeep Willis saja yang bisa masuk.
Dan selanjutnya Jalan Baiyo karena jalan ini dibangun secara baiyo-iyo (mufakat.red) di lingkungan masyarakat, terang Abil, Sabtu (13/2/2021).

“Pembangunan jalan dilakukan dengan mufakat secara moril dan materil, hal itu menunjukan sikap sosial yang tinggi dan mau bergotong royong demi kepentingan kampung. Semoga akan seperti itu seterusnya”, harap Abil.

Saat ini sebanyak 30 Kepala Keluarga (KK) sudah menempati Kampung Jeep Parak Jambu. Dan perkerasan badan jalan sudah dilakukan oleh masyarakat. Kemudian demi meningkatkan kesejahteraan warga setempat.

Ketua RW 4 , Sutrisno di kampung tersebut mewakili warga berharap kepada Pemerintah Kota (Pemko) Padang untuk memperhatikan kampung ini.

“Untuk itu kami berharap Pemko Padang peduli akan pembangunan jalan untuk kampung kami ini”, kata Sutrisno.

Selama ini akses jalan menuju kampung ini dibuat secara swadaya masyarakat saja karena belum ada perhatian dari pemerintah. Pembuatan badan jalan hingga penggalian bandar (saluran air) dikerjakan dengan gotong-royong oleh masyarakat, pungkasnya.

BACA JUGA :  Panduan Aplikasi Bagan Alur Pencalonan Legislatif (DPR, DPRD, Dan DPD) Dari KPK