Menu

Mode Gelap
Polres Purwakarta Gelar Sertijab Wakapolres dan Kasat Reskrim Kejagung Tegaskan Isu Keterlibatan Kajari Purwakarta dalam Kasus Trio BGN: Hoaks Dihadiri Menteri dan Tokoh Nasional, Madrasah Aliyah Insan Cendekia Nusantara Diresmikan Semangat Berbagi di Hari Raya Idul Adha, Polres Purwakarta Gelar Pemotongan Hewan Kurban Begini Imbauan Kapolres Purwakarta untuk Masyarakat dan Bobotoh Persib Kasus Gratifikasi Mobil Mewah, Kejari Purwakarta Periksa Petinggi Golkar

NASIONAL

Terkait Dugaan Pungli SDN 03 Cibadak, Pendiri Ormas Diaga Muda Indonesia Angkat Bicara

badge-check


					Terkait Dugaan Pungli SDN 03 Cibadak, Pendiri Ormas Diaga Muda Indonesia Angkat Bicara Perbesar

Kasus adanya dugaan pungutan liar (Pungli) yang kembali terjadi disebuah Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Indonesia, Diketahui sekolah tersebut berada di Kabupaten Sukabumi, tepatnya di SDN 03 Cibadak yang baru-baru ini menjadi sorotan publik.

Sukabumi, Infoindependen.com – Dugaan Pungli tersebut menjadi perhatian dari berbagai pihak salah satunya Dewan Pendiri Nasional Diaga Muda Indonesia Edi Rizal Agusti, Diaga mengutuk keras atas terjadinya musibah dan bencana moral di lingkungan sekolah tersebut.

“Terkait masalah kekisruhan dugaan pembiayaan di SDN 03 Cibadak kami Diaga mendorong upaya hukum karena setiap perbuatan melawan hukum apalagi di lembaga pendidikan, sebagai lembaga terhormat tempatnya menimba ilmu tidak boleh di kotori oleh oknum-oknum nakal karena resiko dari dampak tersebut selain merugikan siswa dan masyarakat langsung juga menjadi ancaman moral anak di masa yang akan datang, “Tegas Edi Rizal (25/01/2025).

Lanjut ia, “Maka dengan ini kami dari Diaga mengutuk keras atas terjadi musibah dan bencana moral di lingkungan sekolah tersebut, Kami juga meminta APH tidak pandang bulu dalam menegakan hukum karena sangat merugikan dan menyakiti hati masyarakat, periksa semua oknum yang terlibat dan apabila terbukti sered ke pengadilan adili tanpa toleransi.” Lanjutnya.

Adanya Masalah Tersebut Organisasi Diaga Muda Indonesia menilai bahwa sangat lemahnya pengawasan dari Dinas terkait dan akibat ada pembiaran dari beberapa pihak.

“Ini akibat adanya pembiaran dari beberapa pihak terutama dari kepala daerah Sekda bahkan dari pihak APH sehingga semua oknum pendidik dan oknum komite merasa nyaman dari perbuatan yang sadis kejam dan biadab menggorok uang langsung masyarakat dari tangannya tiap Minggu tiap bulan tiap tahun dan saya menduga ada baking di belakang para oknum karena perbuatan mereka seolah tidak menjadi perhatian para penegak hukum dan di anggap bukan masalah,” pungkas Edi Rizal. (Lutfi)

Baca Lainnya

PT Solusi Bangun Indonesia Cetak Laba 111%, di Tengah Pemulihan Industri Semen Domestik

3 Mei 2026 - 14:49 WIB

Ketum PWI Pusat Pimpin Delegasi Indonesia ke General Assembly CAJ di Malaysia

26 April 2026 - 11:52 WIB

Sah! Lampung Resmi Jadi Tuan Rumah HPN dan Porwanas 2027

22 April 2026 - 22:20 WIB

Bekali Calon Danyon dan Danki, Kasad: Selesaikan Tugas dengan Kinerja Terbaik

17 April 2026 - 00:07 WIB

Panglima TNI dan Kapolri Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026 di Monas

13 Maret 2026 - 19:12 WIB

Trending di NASIONAL