Menu

Mode Gelap
PT Solusi Bangun Indonesia Cetak Laba 111%, di Tengah Pemulihan Industri Semen Domestik Peringatan Hari Pendidikan Nasional, Seremonial Tanpa Makna? Capaian Investasi Mendorong Pertumbuhan Ekonomi yang Berkelanjutan Respon Aduan Warga, Pamapta Polres Purwakarta Turun Langsung ke Lapangan Ketum PWI Pusat Pimpin Delegasi Indonesia ke General Assembly CAJ di Malaysia Dampak Aktivitas Truk Pengangkut Batu Bara, Warga Keluhkan Jalan Berdebu Dan Dinding Rumah Retak

NASIONAL

badge-check


					Ket foto:Inspektorat Pengawasan Umum (Irwasum) Mabes Polri, Komjen Pol Agung Budi Maryoto saat meninjau kegiatan vaksinasi serentak di Mapolda Lampung, Bandar Lampung, Senin (21/2/2022). (DivHumPol) Perbesar

Ket foto:Inspektorat Pengawasan Umum (Irwasum) Mabes Polri, Komjen Pol Agung Budi Maryoto saat meninjau kegiatan vaksinasi serentak di Mapolda Lampung, Bandar Lampung, Senin (21/2/2022). (DivHumPol)

Bandar Lampung, infoindependen.com – Inspektorat Pengawasan Umum (Irwasum) Mabes Polri, Komjen Pol Agung Budi Maryoto merespon baik rencana Polda Lampung memutus mata rantai penyebaran Covit-19. Diketahui, Polda Lampung melakukan pengetatan di pintu masuk menuju daerah ini.

“Rencana itu harus segera ditindaklanjuti agar bisa memutus penyebaran Covit-19 di wilayah Provinsi Lampung,” kata Agung saat meninjau kegiatan vaksinasi serentak di Mapolda Lampung, Bandar Lampung, dikutip Senin (21/2/2022).

Agung mengatakan, Lampung harus bersinergi dengan provinsi lain untuk vaksinasi dan penerapan prokes. Dia pun mengimbau masyarakat yang belum melakukan vaksinasi agar segera melaksanakan vaksin.

“Harapan kita, masyarakat yang merasa belum divaksin baik vaksin 1, 2, atau 3. pada saat nanti diberitahukan oleh petugas satgas supaya bisa melaksanakan vaksin, guna terciptanya herd immunity,” jelasnya.

Sebelumnya Kapolda Lampung, Irjen Pol Hendro Sugiatno mengatakan, pihaknya akan meracik strategi untuk menyaring para pendatang yang hendak memasuki wilayah Lampung.

“Dan ke depan ada strategi-strategi yang akan dilakukan salah satunya bagaimana nanti kita kerja sama dengan Provinsi Banten sehingga masyarakat dari pulau Jawa yang menyeberang ke Lampung, paling tidak itu sudah terfilter dengan baik di Merak dan tidak membawa virus ke Lampung atau ke Sumatera,” tegasnya, Sabtu (19/2/2022).

Hendro menambahkan, hal itu dilakukan bukan tanpa alasan. Pasalnya, berdasarkan data, penyebaran Covit-19 banyak berasal dari para pendatang.

“Itu penting sekali karena dari data yang ada penyebaran Covid-19 di Lampung itu dari pendatang. Nah, ini yang perlu kita garis bawahi bersama. Jadi kita harus kerjasama dengan daerah lain yaitu Provinsi Banten,” pungkasnya. (Red)

Baca Lainnya

PT Solusi Bangun Indonesia Cetak Laba 111%, di Tengah Pemulihan Industri Semen Domestik

3 Mei 2026 - 14:49 WIB

Ketum PWI Pusat Pimpin Delegasi Indonesia ke General Assembly CAJ di Malaysia

26 April 2026 - 11:52 WIB

Sah! Lampung Resmi Jadi Tuan Rumah HPN dan Porwanas 2027

22 April 2026 - 22:20 WIB

Bekali Calon Danyon dan Danki, Kasad: Selesaikan Tugas dengan Kinerja Terbaik

17 April 2026 - 00:07 WIB

Panglima TNI dan Kapolri Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026 di Monas

13 Maret 2026 - 19:12 WIB

Trending di NASIONAL