Menu

Mode Gelap
PT Solusi Bangun Indonesia Cetak Laba 111%, di Tengah Pemulihan Industri Semen Domestik Peringatan Hari Pendidikan Nasional, Seremonial Tanpa Makna? Capaian Investasi Mendorong Pertumbuhan Ekonomi yang Berkelanjutan Respon Aduan Warga, Pamapta Polres Purwakarta Turun Langsung ke Lapangan Ketum PWI Pusat Pimpin Delegasi Indonesia ke General Assembly CAJ di Malaysia Dampak Aktivitas Truk Pengangkut Batu Bara, Warga Keluhkan Jalan Berdebu Dan Dinding Rumah Retak

NASIONAL

Aniaya Korban Hingga Mati, Supir Truk Ditangkap Sat Reskrim

badge-check


					Aniaya Korban Hingga Mati, Supir Truk Ditangkap Sat Reskrim Perbesar

Belawan,Infoindependen.com – Sat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan melakukan penangkapan terhadap DI (40) Tersangka penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia. Hal tersebut diungkapkan Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Faisal Rahmat H.S., SIK., SH., MH dalam konferensi pers yang dilaksanakan Kamis (21/10) sore.

Dalam keterangannya Kapolres Pelabuhan Belawan mengatakan penganiayaan yang dilakukan oleh TSK DI yang merupakan seorang supir truk bermula saat TSK melihat terpal penutup truk yang sedang parkir di depan Komplek Gudang Bahari jalan KL. Yos Sudarso bergerak – gerak. Karena curiga, TSK DI langsung mengambil balok kayu yang berada dilokasi dan memukulkannya kearah terpal yang bergerak.

“Setelah TSK memukulkan balok kayu kearah terpal yang bergerak sebayak 6 kali, dari balik terpal keluar seseorang dan langsung melarikan diri, kemudian karena terpal masih bergerak, TSK Kembali memukulkan terpal yang bergerak sebanyak 4 kali sampai tidak ada pergerakan lagi, lalu TSK turun dari truk dan mengikat kembali terpal truk yang terbuka” Ungkap Kapolres.

“Setelah itu warga datang menghampiri TSK DI dan mengecek ternyata dibawah truk terdapat korban an. Roni Alfarizi sudah tidak bergerak, lalu oleh warga korban dibawa ke RS Delima Martubung dan berselang 2 jam kemudian korban dinyatakan meninggal dunia” Lanjut Kapolres.

Kapolres menambahkan walaupun awal permulaan TSK melakukan pemukulan kearah terpal karena menduga sedang terjadi pencurian, namun setelah satu orang melompat keluar, seharusnya TSK menghentikan pemukulan yang dilakukannya dan melihat apa yang ada di dalam, namun TSK tetap melakukan pemukulan sampai akhirnya korban tidak berdaya dan meninggal dunia di RS.

“Terhadap korban sudah dilakukan autopsi di RS Bhayangkara Polda Sumut, kepada TSK sudah dilakukan penahanan dan dijerat dengan pasal 351 ayat (3) KUH Pidana dengan ancaman hukuman diatas lima tahun penjara” tutup Kapolres.

Hadir dalam kegiatan Konferensi Pers tersebut antara lain Kabag Ops Kompol Mustafa Nasutin, SH., Kasat Reskrim AKP I Kadek H.C. SH., SIK., MH, dan KBO Sat Reskrim Iptu Arifin Purba, SH. (Syamsul B)

Baca Lainnya

PT Solusi Bangun Indonesia Cetak Laba 111%, di Tengah Pemulihan Industri Semen Domestik

3 Mei 2026 - 14:49 WIB

Ketum PWI Pusat Pimpin Delegasi Indonesia ke General Assembly CAJ di Malaysia

26 April 2026 - 11:52 WIB

Sah! Lampung Resmi Jadi Tuan Rumah HPN dan Porwanas 2027

22 April 2026 - 22:20 WIB

Bekali Calon Danyon dan Danki, Kasad: Selesaikan Tugas dengan Kinerja Terbaik

17 April 2026 - 00:07 WIB

Panglima TNI dan Kapolri Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026 di Monas

13 Maret 2026 - 19:12 WIB

Trending di NASIONAL