Batam, Infoindependen.com – Beberapa kali media online memberitakan dugaan adanya judi online di hotel Green View 99 / Sri Indah kompleks Gading Mas Sungai Panas, Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri) sampai saat ini dugaan permainan judi online masih beroperasi, Rabu (29/11/2021).
Investigasi awak media di hotel tersebut di jaga ketat oleh beberapa orang yang bertubuh kekar dan pemilik hotel, diduga bernama Jun Seng berapa kali di minta konfirmasi melalui WhatsApp nomor 08127060 9*** namun tidak membalas konfirmasi, pada hal WhatsApp di baca.
Tentunya membuat kita masyarakat Kota Batam bertanya-tanya mungkin kah dugaan ada judi online tersebut tidak tersentuh hokum, ada orang kuat dibelakang nya usaha tersebut.
Berdasarkan informasi dari taxi Grab, mereka sering mendapatkan order setiap pukul 03.00 WIB dari hotel tersebut, berjumlah 4 sampai 5 orang untuk di antar ke beberapa perumahan, salah satu nya perumahan Kintamani dan mereka tidak bisa berbicara dengan bahasa Inggris dan Indonesia.
Mereka menggunakan bahasa Mandarin sesama mereka dan meminta diantar hanya sampai portal perumahan tidak mau di antar langsung kerumah tempat tinggalnya.

Ismail Ratu Simbangan Ketum Aliansi LSM Ormas Peduli Kepri mengatakan kepada awak media, sudah sepatutnya aparat penegak hokum, terutama Kepolisian turun ke lapangan melakukan penyelidikan terkait berita yang di sampaikan oleh media.
“Jika benar adanya judi online, segera di tindak dan tangkap bandar nya agar masyarakat tidak merasa resah, apalagi masyarakat dan RT / RW mendukung dan merasa resah,” tegas nya.
Lebih lanjut, Ismail mengatakan, berharap bapak Kapolda Kepri Irjen pol DR.Aris Budiman,M.SI dapat menurunkan anggotanya untuk melakukan penyelidikan akan kebenaran informasi judi online di hotel tersebut.
Ismail juga menduga, untuk di Kota Batam ini, di sinyalir ada beberapa tempat judi online, konon katanya, di kelola oleh Konsorsium, kita berharap bapak Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo attensi tentang judi online, khususnya yang ada di Kota Batam, yang di tengarai ada orang-orang penting di belakangnya.
Beberapa pejabat utama Polda diminta komentar dan konfirmasi terkait adanya dugaan judi online di Kota Batam, semua tidak bisa memberikan konfirmasi sampai berita ini dipublikasikan. (TIM/M D)






