Siak. infoindependen.com – Pembangunan Rumah Sakit (RS) Perawang Siak menggunakan APBD Siak Tahun 2021 diduga kangkangi spesifikasi tekhnis, demikian sebagaimana disampaikan NW.
NW menjelaskan tentang pemasangan tiang pancang untuk pembangunan rumah sakit, bahwa dari total 2554 M tiang pancang sesuai dokumen diduga yang terpancang hanya sekitar 2000 M.
Dengan demikian diperkirakan sebanyak 98 batang tiang pancang dihilangkan dan dipastikan akan mengurangi kualitas struktur bangunan Rumah Sakit Perawang Kabupaten Siak ini.
Diduga keras PT. Permata Kencana Utama sebagai pelaksana “menyogok” operator PT. Dinamika untuk membuat rekayasa laporan per batang (yang tidak terpasang).

Masih menurut NW, PPK dan atau PA diduga melakukan pembayaran tiang pancang dengan total volume sebesar 2554 M.
Artinya telah terjadi konspirasi antara Kontraktor Pelaksana, Konsultan Pengawas dan PPK/PA yang telah menimbulkan kerugian terhadap keuangan negara.
Sehubungan dugaan pelanggaran spesifikasi teknis RS ini, dikonfirmasi melalui selulernya Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Siak dr. R. Toni Chandra belum membalas.
Terkait dugaan konspirasi terhadap spesifikasi teknis RS Perawang ini, menurut NW tentu saja merupakan kewenangan aparat penegak hukum untuk pembuktian.
Menurut NW, hanya Aparat Penegak Hukum yang dapat menembus laporan keuangan PT. Dinamika sebagai supplier tiang pancang kepada PT. Permata Kencana Utama dalam pembangunan Rumah Sakit Perawang. (DT)






