Menu

Mode Gelap
PT Solusi Bangun Indonesia Cetak Laba 111%, di Tengah Pemulihan Industri Semen Domestik Peringatan Hari Pendidikan Nasional, Seremonial Tanpa Makna? Capaian Investasi Mendorong Pertumbuhan Ekonomi yang Berkelanjutan Respon Aduan Warga, Pamapta Polres Purwakarta Turun Langsung ke Lapangan Ketum PWI Pusat Pimpin Delegasi Indonesia ke General Assembly CAJ di Malaysia Dampak Aktivitas Truk Pengangkut Batu Bara, Warga Keluhkan Jalan Berdebu Dan Dinding Rumah Retak

NASIONAL

KTT ASEAN – RK, Presiden Jokowi Fokus Kerja Sama Ekonomi Hijau

badge-check


					Ket foto: Presiden Joko Widodo berfoto bersama para pemimpin ASEAN dan Republik Korea pada KTT ASEAN - RoK ke-23 di Hotel Sokha, Phnom Penh, Jumat, 11 November 2022. Foto: BPMI Setpres/Kris. Perbesar

Ket foto: Presiden Joko Widodo berfoto bersama para pemimpin ASEAN dan Republik Korea pada KTT ASEAN - RoK ke-23 di Hotel Sokha, Phnom Penh, Jumat, 11 November 2022. Foto: BPMI Setpres/Kris.

Phnom Penh, Info Independen.com – Presiden Joko Widodo memfokuskan kerja sama ekonomi antara ASEAN dan Republik Korea (RK) penting untuk diarahkan untuk membangun ekonomi kawasan yang lebih resilient dan hijau. Demikian disampaikan Presiden Jokowi saat berbicara pada KTT ASEAN – RK ke-23 di Hotel Sokha, Phnom Penh, Jumat, 11 November 2022.

“Republik Korea punya pengalaman dalam pengembangan teknologi hijau dan bersih. Ini adalah peluang bagi kita untuk menjalin kemitraan yang konkret, terutama dalam energi terbarukan, pembangunan smart city, ekosistem mobil listrik, serta sistem penyediaan air bersih,” ucap Presiden Jokowi dalam KTT yang dihadiri pemimpin ASEAN dan Presiden Republik Korea Yoon Seok-yeol.

Menurut Presiden, pembangunan hijau dan berkelanjutan menjadi kunci masa depan ASEAN. Pada tahun 2025, ASEAN menargetkan 23% energi terbarukan dan 20% kendaraan berbahan bakar listrik.

“ASEAN juga berkomitmen mengembangkan smart cities dan kota yang berkelanjutan,” ungkap Presiden Jokowi.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Jokowi juga menggunakan kesempatannya untuk mengundang Republik Korea menjadi mitra dalam membangun Ibu Kota Nusantara melalui investasi, maupun alih teknologi.

Selain kerja sama ekonomi hijau, Presiden Jokowi juga menekankan pentingnya stabilitas kawasan Indo-Pasifik. Menurut Presiden, segala bentuk perbedaan dan rivalitas harus dikelola dengan baik.

“ASEAN – RK harus dapat menjadi mesin utama perdamaian di kawasan,” ujar Presiden Jokowi.

Di awal pengantarnya, Presiden Jokowi mengucapkan selamat datang bagi Presiden Yoon di keluarga besar ASEAN dan juga menyampaikan duka cita atas korban jiwa dan luka-luka dari peristiwa di Seoul, 30 Oktober lalu.

Turut hadir mendampingi Presiden Jokowi dalam KTT ASEAN – RK ke-23 yaitu Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, dan Menteri Sekretaris Negara Pratikno.

 

 

 

Sumber: (BPMI Setpres)

Baca Lainnya

PT Solusi Bangun Indonesia Cetak Laba 111%, di Tengah Pemulihan Industri Semen Domestik

3 Mei 2026 - 14:49 WIB

Ketum PWI Pusat Pimpin Delegasi Indonesia ke General Assembly CAJ di Malaysia

26 April 2026 - 11:52 WIB

Sah! Lampung Resmi Jadi Tuan Rumah HPN dan Porwanas 2027

22 April 2026 - 22:20 WIB

Bekali Calon Danyon dan Danki, Kasad: Selesaikan Tugas dengan Kinerja Terbaik

17 April 2026 - 00:07 WIB

Panglima TNI dan Kapolri Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026 di Monas

13 Maret 2026 - 19:12 WIB

Trending di NASIONAL