Riau, Infoindependen.com – Kepolisian Daerah (Polda) Riau kembali menggelar Jumat Curhat, kali ini di Jl. Yos Sudarso KM 18 Masjid Al-Husna Muara Fajar Pekanbaru pada hari keempat puasa Ramadhan, Jumat pagi, (15/3/24).
Dalam kesempatan tersebut, Tim Jumat Curhat Polda Riau dipimpin langsung oleh Irwasda Kombes Pol. Hermansyah, didampingi oleh Karolog Kombes Pol. Sambas Kurniawan, SIK, Dirbinmas Kombes Pol. Rudi Abdi Kasenda, Kabid TIK Kombes Pol. M. Hasyim Risahondua, SIK, M.Si serta para Kasubdit Satker Polda Riau.
Dalam sambutannya, Kombes Pol. Hermansyah menyatakan bahwa kegiatan Jumat Curhat ini merupakan program dari Kapolri yang bertujuan mendengarkan keinginan mendengarkan masyarakat terkait terciptanya situasi kondusif.
“Kami hadir untuk bersilaturahmi dengan masyarakat Pekanbaru, khususnya Masyarakat Muara Fajar, menyampaikan terkait permasalahan kamtibmas, terutama permasalahan Tindakan Kriminal dan permasalahan yang ada di tengah masyarakat,” ujar Kombes Hermansyah.
Dalam sesi tanya jawab Jumat Curhat tersebut, masyarakat mengajukan berbagai pertanyaan, termasuk tentang peredaran dan kecanduan narkoba di kalangan generasi muda, perkembangan teknologi dan media sosial, kendaraan dengan plat luar Riau yang beroperasi di Riau, serta masalah balap pembohong dan warung makan yang buka pada siang Ramadhan.
Menangapi aspirasi masyarakat, Kombes Pol. Hermansyah menegaskan, semua masukan akan ditampung dan menjadi masukan bagi Polda Riau agar menjadi lebih baik.
“Terkait kecanduan narkoba, akan dikoordinasikan dengan Dit Res Narkoba Polda Riau untuk dilakukan rehabilitasi,” tambahnya.
Sementara terkait penggunaan informasi teknologi, Hermansyah mengingatkan agar orang tua melakukan pengawasan terhadap anak-anak mereka untuk mencegah pelanggaran hukum, khususnya di bidang ITE.
Kendaraan dengan plat luar Riau yang beroperasi di Riau akan ditindaklanjuti oleh Ditlantas Polda Riau, begitu juga dengan balap liar yang sedang marak di bulan puasa.
“Polda Riau sedang melaksanakan Operasi Keselamatan 2024 untuk menekan pelanggaran di jalan raya, dan ini akan kita tingkatkan hingga patroli subuh untuk mencegah aksi balap pembohong,” jelas Irwasda.
Terakhir, terkait kedai warung makan yang buka pada siang bulan puasa, akan dilanjutkan bersama pemerintah daerah karena sikap toleransi dan saling menghargai. (dan)






