Menu

Mode Gelap
Instruksi Kejagung, PWI Purwakarta Dukung Penuh Penuntasan Kasus BGN Polres Purwakarta Gelar Sertijab Wakapolres dan Kasat Reskrim Kejagung Tegaskan Isu Keterlibatan Kajari Purwakarta dalam Kasus Trio BGN: Hoaks Dihadiri Menteri dan Tokoh Nasional, Madrasah Aliyah Insan Cendekia Nusantara Diresmikan Semangat Berbagi di Hari Raya Idul Adha, Polres Purwakarta Gelar Pemotongan Hewan Kurban Begini Imbauan Kapolres Purwakarta untuk Masyarakat dan Bobotoh Persib

NASIONAL

Diduga Peredaran Oli Palsu Makin Marak di Sukabumi, Konsumen Harus Jeli

badge-check


					Foto: Ilustrasi. Perbesar

Foto: Ilustrasi.

Peredaran oli atau pelumas sepeda motor palsu semakin mengkhawatirkan, sebab kemasannya sangat mirip dengan yang orisinil, bahkan sudah masuk ke bengkel motor besar hingga toko spare part.

Sukabumi, Infoindependen.com – Contohnya, harga oli palsu yang dibeli di toko sparepart dan bengkel tersebut umumnya di bawah harga pasaran, oli palsu ini tidak hanya merugikan produsen oli resmi dan industri otomotif saja.

Namun yang paling dirugikan adalah konsumen, sebab penggunaan oli palsu bisa merusak sejumlah komponen mesin motor dalam jangka panjang ataupun dalam jangka pendek, dimana penggunaan oli palsu bisa dideteksi dalam beberapa hari setelah ganti oli.

Akibatnya, suara motor menjadi kasar, tarikan menjadi berat. Seperti yang dialami salah satu konsumen yang enggan dipublish namanya mengatakan, “Saya waktu itu beli di salah satu bengkel yang berada di daerah Cilangla Sukabumi”.

“Waktu itu saya hendak mengganti oli ke bengkel tersebut, selang dalam dua hari motor saya langsung keluar asap di knalpot dan suara mesin menjadi kasar padahal sebelumnya mesin motor saya normal-normal saja tidak ada kendala, saat di cek ternyata olinya tiba-tiba berkurang dan bau mesin yang tidak enak,” ujarnya kepada awak media, Selasa (01/10/2024).

“Bukan hanya di bengkel daerah situ saja, saya juga sempat mendengar dari teman teman bahkan di bengkel yang sudah punya nama pun diduga menjual oli palsu seperti di daerah perkotaan Sukabumi,” ketusnya.

“Semoga bengkel-bengkel yang menjual oli palsu tersebut bisa amanah dalam berjualan dan jangan sampai merugikan para pihak konsumen yang tidak tahu apa-apa, demi meraup keuntungan yang besar hingga merugikan banyak pihak,” harapnya. (Lutfi)

Baca Lainnya

PT Solusi Bangun Indonesia Cetak Laba 111%, di Tengah Pemulihan Industri Semen Domestik

3 Mei 2026 - 14:49 WIB

Ketum PWI Pusat Pimpin Delegasi Indonesia ke General Assembly CAJ di Malaysia

26 April 2026 - 11:52 WIB

Sah! Lampung Resmi Jadi Tuan Rumah HPN dan Porwanas 2027

22 April 2026 - 22:20 WIB

Bekali Calon Danyon dan Danki, Kasad: Selesaikan Tugas dengan Kinerja Terbaik

17 April 2026 - 00:07 WIB

Panglima TNI dan Kapolri Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026 di Monas

13 Maret 2026 - 19:12 WIB

Trending di NASIONAL