Menu

Mode Gelap
Instruksi Kejagung, PWI Purwakarta Dukung Penuh Penuntasan Kasus BGN Polres Purwakarta Gelar Sertijab Wakapolres dan Kasat Reskrim Kejagung Tegaskan Isu Keterlibatan Kajari Purwakarta dalam Kasus Trio BGN: Hoaks Dihadiri Menteri dan Tokoh Nasional, Madrasah Aliyah Insan Cendekia Nusantara Diresmikan Semangat Berbagi di Hari Raya Idul Adha, Polres Purwakarta Gelar Pemotongan Hewan Kurban Begini Imbauan Kapolres Purwakarta untuk Masyarakat dan Bobotoh Persib

NASIONAL

YBHA Peutuah Mandiri Acungkan Jempol Atas Gerak Cepat Polres Sabang Tangkap Ayah Aniaya Anak Dibawah Umur

badge-check


					Foto: Nurmaida Sari, Advokasi YBHA Peutuah Mandiri. Perbesar

Foto: Nurmaida Sari, Advokasi YBHA Peutuah Mandiri.

Yayasan Bantuan Hukum Anak (YBHA) Peutuah Mandiri mengacungkan jempol dan apresiasi kinerja Penyidik Polres Sabang. atas tindakan cepat dalam mengungkapkan kasus penganiayaan anak dibawah umur yang terjadi di wilayah hukum Polres Sabang.

Banda Aceh, Infoindependen.com – Dan diharapkan Polres Sabang wajib dicontoh oleh Polres-Polres lainnya. “Pihak Polres mesti selalu sigap dan presisi dalam menindak para pelaku kekerasan terhadap anak,” demikian dikatakan Nurmaida Saru, S.H., Advokasi YBHA Peutuah Mandiri, dalam rilis yang diterima media ini, Sabtu (09/11/2024).

Lebih lanjut dikatakan, akhir-akhir ini semakin marak kekerasan anak terjadi di sekeliling kita. Pihak polisi tidak boleh abai dan wajib mengusut tuntas terhadap perkara tersebut.

Terkait penangkapan pelaku, penganiayaan anak kandungnya yang baru-baru ini viral di kota Sabang, yang diduga dilakukan oleh ayah kandungnya yang berinisial DI (53), wajib diusut tuntas.

Foto: Pengurus YBHA Peutuah Mandiri.


“Penyidik Polres Sabang wajib melakukan penyidikan dan penyelidikan secara transparan, agar dapat menjadi pembelajaran bagi para orang tua untuk tidak mengulangi perbuatan tersebut,” harapnya.

Disamping itu, pihak penyidik Polres kami minta agar tidak melupakan pemulihan aspek psikologi anak korban. Karena mengacu pada video yang viral tersebut. Tentu sangat berefek pada sisi psikologi anak karena terbanting dari kursi.

Hal ini menjadi penting, agar proses pemeriksaan baik korban atau pelaku dapat berjalan sesuai harapan.

YBHA Peutuah Mandiri, tidak membenarkan kejadian tersebut. Segala macam kekerasan terhadap anak mesti dihentikan dan kami mendorong kepada orang tua agar memperdalam ilmu parenting. Agar pola pengasuhan terhadap anak semakin menjadi lebih baik.

“Oleh karena itu, kami meminta segenap seluruh Polres untuk senantiasa melakukan edukasi kepada masyarakat agar kejadian serupa tidak terulang lagi, disisi lain upaya kolaborasi stakeholder yang peduli terhadap anak mesti lebih diperkuat,” tutup Nurmaida Sari. (Jalaluddin Zky)

Baca Lainnya

PT Solusi Bangun Indonesia Cetak Laba 111%, di Tengah Pemulihan Industri Semen Domestik

3 Mei 2026 - 14:49 WIB

Ketum PWI Pusat Pimpin Delegasi Indonesia ke General Assembly CAJ di Malaysia

26 April 2026 - 11:52 WIB

Sah! Lampung Resmi Jadi Tuan Rumah HPN dan Porwanas 2027

22 April 2026 - 22:20 WIB

Bekali Calon Danyon dan Danki, Kasad: Selesaikan Tugas dengan Kinerja Terbaik

17 April 2026 - 00:07 WIB

Panglima TNI dan Kapolri Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026 di Monas

13 Maret 2026 - 19:12 WIB

Trending di NASIONAL