Menu

Mode Gelap
Instruksi Kejagung, PWI Purwakarta Dukung Penuh Penuntasan Kasus BGN Polres Purwakarta Gelar Sertijab Wakapolres dan Kasat Reskrim Kejagung Tegaskan Isu Keterlibatan Kajari Purwakarta dalam Kasus Trio BGN: Hoaks Dihadiri Menteri dan Tokoh Nasional, Madrasah Aliyah Insan Cendekia Nusantara Diresmikan Semangat Berbagi di Hari Raya Idul Adha, Polres Purwakarta Gelar Pemotongan Hewan Kurban Begini Imbauan Kapolres Purwakarta untuk Masyarakat dan Bobotoh Persib

NASIONAL

Api PON Disulut di Gunung Berapi Jaboi Pulau Sabang

badge-check


					Foto: Pj Walikota Sabang menyerahkan Api PON kepada pelari pembawa Api PON di taman kota Sabang. Perbesar

Foto: Pj Walikota Sabang menyerahkan Api PON kepada pelari pembawa Api PON di taman kota Sabang.

Api PON tahun 2024 disulut di gunung merapi Gampong (Desa) Jaboi, Kecamatan Sukajaya, Kota Sabang, Provinsi Aceh. Setelah dinyalakan di kaki gunung merapi tersebut kemudian dibawa melintasi beberapa desa, pusat kota Sabang dan selanjutnya diseberangkan ke daratan Aceh.

Sabang, Infoindependen.com – Pj Walikota Andri Nourman, AP., M.Si., usai melepaskan Api PON di taman kota depan kantor Wali Kota Sabang dikatakan, kali ini Api Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024 diambil dari gunung merapi desa Jaboi, Kecamatan Sukajaya, Kota Sabang pada hari ini, Selasa (27/8/2024).

Proses penyalaan Api PON dengan dasar api dari batu gunung dan belerang merapi, pengambilan api sendiri diambil oleh tokoh adat dan penggerak desa wisata Jaboi, dan selanjutnya dibawa ke pusat kota Sabang, sebelum dilepas menuju daratan Aceh.

“Prosesi pengambilan api sendiri diawali dengan acara Peusijuk (tepung tawar) dan shalawat badar serta diiringi Rapa’i. Selanjutnya, tokoh adat dan budaya desa wisata Jaboi, kemudian menuju kawah gunung merapi untuk mengambil batu dan belerang,” kata Andri Nourman.

Foto: Pj Walikota Sabang memberi keterangan pers usai pelepasan Api PON di Sabang.


Setelah mengambil batu dan belerang tersebut lanjut Andri Nourman, kemudian dibawa ke lokasi pembakaran tungku api. Baru kemudian obor Api PON diarak menuju Tugu Sabang-Meurauke.

Disini Api PON diserahkan kepada Walikota Sabang untuk dinyalakan pada tungku api. Setelah itu kemudian Api PON bersama 10 pelari nasional membawa obor Api PON tersebut ke daratan Aceh, hingga melintasi 23 Kabupaten/Kota di Provinsi Aceh yang berakhir di Banda Aceh pada 6 September 2024 mendatang.

“Seperti kita ketahui bahwa Kirab ini dirancang bukan hanya sebagai seremonial, tetapi juga sebagai ajang perayaan budaya. Pemko Sabang dan masyarakat berterimakasih kepada pemerintah pusat dan Aceh, dengan pelaksanaan Api PON dan PON XXI Aceh-Sumut, tentunya Sabang akan semakin terkenal dan akan meningkatkan ekonomi rakyat,” ujar Pj Walikota Sabang.

Lebih lanjut dijelaskan, Api PON melintasi setiap daerah dan menyelenggarakan kegiatan budaya serta upacara adat, melibatkan seluruh elemen masyarakat di daerah yang dilintasinya. Karena, Kirab ini juga membawa pesan penting tentang persatuan dan kebersamaan dari Sabang untuk Indonesia. (Jalaluddin Zky)

Baca Lainnya

PT Solusi Bangun Indonesia Cetak Laba 111%, di Tengah Pemulihan Industri Semen Domestik

3 Mei 2026 - 14:49 WIB

Ketum PWI Pusat Pimpin Delegasi Indonesia ke General Assembly CAJ di Malaysia

26 April 2026 - 11:52 WIB

Sah! Lampung Resmi Jadi Tuan Rumah HPN dan Porwanas 2027

22 April 2026 - 22:20 WIB

Bekali Calon Danyon dan Danki, Kasad: Selesaikan Tugas dengan Kinerja Terbaik

17 April 2026 - 00:07 WIB

Panglima TNI dan Kapolri Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026 di Monas

13 Maret 2026 - 19:12 WIB

Trending di NASIONAL