Menu

Mode Gelap
PT Solusi Bangun Indonesia Cetak Laba 111%, di Tengah Pemulihan Industri Semen Domestik Peringatan Hari Pendidikan Nasional, Seremonial Tanpa Makna? Capaian Investasi Mendorong Pertumbuhan Ekonomi yang Berkelanjutan Respon Aduan Warga, Pamapta Polres Purwakarta Turun Langsung ke Lapangan Ketum PWI Pusat Pimpin Delegasi Indonesia ke General Assembly CAJ di Malaysia Dampak Aktivitas Truk Pengangkut Batu Bara, Warga Keluhkan Jalan Berdebu Dan Dinding Rumah Retak

NASIONAL

Azwar : BP2JK Sumbar Diharapkan Pertimbangkan “Kewajaran Harga”

badge-check

Pembangunan saluran secara manual

Sumbar, infoindependen. Salah satu proses lelang pekerjaan di Kementerian PUPR terkesan membingungkan publik, demikian sebut Azwar salah seorang pengamat jasa konstruksi.
Menurut Azwar item lelang dengan Nama Tender Preservasi Rekonstruksi Jalan BTS. Prov. Riau – BTS. Kota Payakumbuh (SBSN)
75995064 meragukan bagi rekanan.

Disebabkan pada pengumuman lelang tercantum Tanggal Pembuatan adalah 17 November 2021.
Selanjutnya disebut bahwa pekerjaan tersebut menggunakan sumber dana
APBN 2021, apakah mungkin kegiatan dengan volume yang besar dapat terlaksana dengan waktu yang sangat singkat.

Karena pada pengumuman dicantumkan Nilai Pagu Paket adalah sebesar Rp. 148.800.000.000,00 dan sangat mustahil dapat dilaksanakan pada tahun anggaran 2021 ini.
Kecurigaan publik saat ini adalah, diduga kesalahan tersebut sengaja dibuat untuk mengaburkan informasi.
Bagi rekanan yang berpedoman dengan “pencarian (google search) kegiatan tahun anggaran 2022” dipastikan tidak akan menemukan pengumuman lelang kegiatan tersebut.
Sehingga menurut Azwar, proses pengumuman lelang tersebut harus dimulai lagi dari awal demi mewujudkan transparansi lelang proyek pemerintah.

Lebih lanjut Azwar mengatakan demi tercapainya kualitas pekerjaan yang baik, pihaknya berharap “BP2JK mempertimbangkan kewajaran harga yang diajukan peserta lelang”.

Hal ini relevansinya dengan persentase keuntungan wajar yang telah ditetapkan oleh aturan “15 persen”, sangat mustahil pekerjaan akan bermutu baik jika keuntungan wajar lebih rendah dari persentase “turun harga penawaran”.

Dan kita berharap Ditjen Bina Konstruksi Kementerian PUPR untuk mengawasi kinerja BP2JK Sumbar, demikian sebut Azwar.

Sementara itu saat diminta tanggapannya Nelson Hasibuan Kepala BP2JK Sumbar terkesan enggan memberikan penjelasan. (DT)

Baca Lainnya

PT Solusi Bangun Indonesia Cetak Laba 111%, di Tengah Pemulihan Industri Semen Domestik

3 Mei 2026 - 14:49 WIB

Ketum PWI Pusat Pimpin Delegasi Indonesia ke General Assembly CAJ di Malaysia

26 April 2026 - 11:52 WIB

Sah! Lampung Resmi Jadi Tuan Rumah HPN dan Porwanas 2027

22 April 2026 - 22:20 WIB

Bekali Calon Danyon dan Danki, Kasad: Selesaikan Tugas dengan Kinerja Terbaik

17 April 2026 - 00:07 WIB

Panglima TNI dan Kapolri Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026 di Monas

13 Maret 2026 - 19:12 WIB

Trending di NASIONAL