Event Kedatangan DJ Toni Roy Di Food Court Fasipik, Membuat Pengunjung Membludak Dan Tidak Mematuhi Prokes

Batam, Infoindependen.com  – Salah satu Food Court Ternama di Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri) di kawasan Jodoh yang biasa di sebut PS ( Food Court Pasifik ) Event kedatangan Dj Toni Roy tidak mematuhi prokes, Jumat malam ( 4/ 12/2021 ).

Sesuai himbauan Pemerintah untuk memutuskan rantai Covid-19, maka di wajibkan menghindari keramaian jaga jarak dan tetap pakai masker.

Apalagi sekarang ada Virus varian baru Omicorn yang saat ini sedang menghantui seluruh masyarakat. Pihak terkait agar bertindak tegas terhadap tempat – tempat keramaian yang tidak mengindahkan surat edaran Walikota Batam tentang Covid-19.

Tapi tidak buat Food Court Pasifik, sungguh miris sekali pengelola Food Court yang tidak mentaati protkes. Padahal kita mengetahui semua baru-baru ini Satuan Tugas (Satgas) penanganan Covid-19 Provinsi Kepulauan Riau mencatat ada tiga kasus aktif baru Covid-19 muncul di Kota Batam dan Kota Tanjung Pinang.

“Sesuai pantauan awak media saat memasuki arena Food Court tersebut, memang terdapat hal yang sangat fatal tentunya tidak mematuhi protokol kesehatan yang di ajukan Pemerintah, inilah Food Court yang ternama di Kota Batam yang diduga kebal hokum.

Salah satu pengunjung berinisial S mengatakan, bahwa memang tiap hari ramai disini, namun yang terlihat sendiri mereka banyak yang tidak memakai masker dan tidak menjaga jarak.

“Beginilah tiap malamnya, seperti hari biasanya tidak mengenal Corona, bila mereka sudah sampai disini, Pemerintah sudah membuat aturan namun aturan itu tidak di indahkan oleh pengelola Food Court Pasifik.” Papr nya.

Buktinya. ya seperti yang kita lihat ini tidak ada aturan itu kalau sudah masuk disini. Apakah pengelola hanya memikirkan keuntungan saja, tidak memikirkan aturan Pemerintah.

BACA JUGA :  Diduga Aparat Dan Instansi Terkait Tutup Mata Dengan Aktifitas Galper

Samapai saat berita ini dimuat, pihak Satgas Covid-19 Kota Batam belum dapat dikomfirmasikan mengenai tanggapankan yang diduga melanggar Protokol Kesehatan (Prokes) dalam acara Food Court Ternama. (Murni D)