Menu

Mode Gelap
Instruksi Kejagung, PWI Purwakarta Dukung Penuh Penuntasan Kasus BGN Polres Purwakarta Gelar Sertijab Wakapolres dan Kasat Reskrim Kejagung Tegaskan Isu Keterlibatan Kajari Purwakarta dalam Kasus Trio BGN: Hoaks Dihadiri Menteri dan Tokoh Nasional, Madrasah Aliyah Insan Cendekia Nusantara Diresmikan Semangat Berbagi di Hari Raya Idul Adha, Polres Purwakarta Gelar Pemotongan Hewan Kurban Begini Imbauan Kapolres Purwakarta untuk Masyarakat dan Bobotoh Persib

NASIONAL

KCD Wilayah V Harus Tegas Menyikapi Dugaan Pungli di SMK Negeri 1 Gunungguruh Sukabumi

badge-check


					KCD Wilayah V Harus Tegas Menyikapi Dugaan Pungli di SMK Negeri 1 Gunungguruh Sukabumi Perbesar

Beberapa hari yang lalu adanya aksi demo yang dilakukan oleh siswa/siswi SMK 1 Negeri Gunungguruh menuai kontroversi dan jadi perbincangan masyarakat publik.

Sukabumi, Infoindependen.com – Hal ini mungkin menjadi sejarah baru di dunia Pendidikan di Sukabumi, adanya aksi demo yang dilakukan oleh siswa/siswi yang merupakan protes sebagai bentuk kekecewaan dan tidak transparannya dalam lingkungan sekolah tersebut.

Sebagai bentuk aksi protesnya menuai sorotan komentar yang positif dari berbagai kalangan, yang seharusnya murid itu memikirkan untuk belajar guna menjadi anak yang cerdas dan berguna bagi negeri ini yaitu Indonesia.

Tapi hal ini tidak diindahkan di sekolah tersebut, malah memikirkan pembiayaan untuk sekolah, dalam hal ini bentuk contoh kepedulian terhadap curahan para orang tuanya.

Yang memang masih adanya DSP (Dana Sumbangan Pendidikan) dan bentuk pungutan yang lainya, salah satunya yang dikeluhkan orang tua siswa yang enggan di publish identitasnya.

“Mungkin bukan hanya saya saja yang mengeluh untuk beberapa pembiayaan di sekolah tersebut, beberapa curhatan sering saya dengar dari para orang tua siswa/siswi yang lainya,” ungkapnya.

“Dan mungkin kejadian aksi demo itu, bentuk perwakilan dari para orang tua wali yang mengeluh hingga sampai anak-anak harus memikirkan juga untuk biaya sekolah,” ucapnya, Kamis (24/10/2024).

Dari berbagai lembaga masyarakat serta para tokoh aktivis, sangat terketuk hatinya untuk adik-adik yang melakukan aksi demo tersebut yang dirasakan sangat miris dan sedih.

Dalam kejadian ini, salah satu lembaga mengkritik dengan komentar pedasnya, maka dari itu sekolah tersebut harus ditindak langsung oleh dinas terkait salah satunya oleh KCD (Kepala Cabang Dinas) Wilayah V (Lima).

“Jangan tinggal diam, harus sigap dan jangan sampai ada pembiaran apalagi ini ada dugaan pungli, bila perlu audit sekolah itu,” tegasnya. (Lutfi)

Baca Lainnya

PT Solusi Bangun Indonesia Cetak Laba 111%, di Tengah Pemulihan Industri Semen Domestik

3 Mei 2026 - 14:49 WIB

Ketum PWI Pusat Pimpin Delegasi Indonesia ke General Assembly CAJ di Malaysia

26 April 2026 - 11:52 WIB

Sah! Lampung Resmi Jadi Tuan Rumah HPN dan Porwanas 2027

22 April 2026 - 22:20 WIB

Bekali Calon Danyon dan Danki, Kasad: Selesaikan Tugas dengan Kinerja Terbaik

17 April 2026 - 00:07 WIB

Panglima TNI dan Kapolri Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026 di Monas

13 Maret 2026 - 19:12 WIB

Trending di NASIONAL