Sungguh mengerikan jalan yang amblas sudah setahun sampai kini belum juga ada niat untuk diperbaiki, padahal jalan dimaksud termasuk jalan lintas alternatif bagi masyarakat dan wisatawan.
Sabang, Infoindependen.com – Tidak ketahui pasti kenapa Pemerintah Kota (Pemko) Sabang sendiri terkesan membiarkan jalan yang amblas dan sangat membahayakan bagi yang melintas mengingat tepi jalan sekaligus kurang terjal.
“Apa tunggu ada korban jiwa dulu baru diperbaiki kami melihat pemerintah sekarang lebih banyak pencitraan ketimbang kerja untuk bangsa dan negara,” kata salah seorang warga masyarakat Sabang, yang namanya enggan dipublis kepada media ini, Sabtu (30/3/2024).
Hal yang juga disampaikan warga masyarakat lainnya Jafri, menurut dia jalan tersebut termasuk akses utama bagi masyarakat terutama petani yang hendak ke kebun.
Kemudian juga sebagai jalan alternatif bagi wisatawan dan bagi pekerja negara karena tak jauh dari lokasi tanah longsor tersebut terdapat kantor Kecamatan Sukakarya, itu belum lagi untuk lintasan kegiatan pemerintah lainnya.
“Harapan kita Pemko Sabang sudah cukup pencitraan dan lanjutkan pembangunan yang memang dibutuhkan rakyat, jangan lah kebanyakan kegiatan yang hanya pro kelompok dan kepentingan pribadi,” ujarnya.
Sementara terkait belum adanya perhatian pemerintah terhadap perbaikan jalan yang amblas di turunan Jalan Elak menuju kawasan Gampong Aneuk Laot dan kawasan wisata Iboih, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Lukmanul Hakim dikonfirmasi media ini hanya menjawab sudah masuk program tahun 2025.
“Rencana kita masukkan pada usulan 2025 dengan dasar anggaran dari Dana Alokasi Khusus mengingat jika dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Kita Sabang tidak cukup karena untuk pembangunan jalan amblas tersebut dibutuhkan dana tiga miliar,” ungkap Lukmanul Hakim. (Kontributor: Jalaluddin Zky)






