Menu

Mode Gelap
PT Solusi Bangun Indonesia Cetak Laba 111%, di Tengah Pemulihan Industri Semen Domestik Peringatan Hari Pendidikan Nasional, Seremonial Tanpa Makna? Capaian Investasi Mendorong Pertumbuhan Ekonomi yang Berkelanjutan Respon Aduan Warga, Pamapta Polres Purwakarta Turun Langsung ke Lapangan Ketum PWI Pusat Pimpin Delegasi Indonesia ke General Assembly CAJ di Malaysia Dampak Aktivitas Truk Pengangkut Batu Bara, Warga Keluhkan Jalan Berdebu Dan Dinding Rumah Retak

NASIONAL

Penunjukan Laksamana Yudo Margono Di Nilai Tepat Sebagai Panglima TNI

badge-check


					Ket foto: Anggota Komisi I DPR RI Fraksi Partai NasDem Muhammad Farhan. (Dok/Man) Perbesar

Ket foto: Anggota Komisi I DPR RI Fraksi Partai NasDem Muhammad Farhan. (Dok/Man)

Jakarta, Info Independen.com – Anggota Komisi I DPR RI Fraksi Partai NasDem Muhammad Farhan menilai tepat penunjukan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Yudo Margono sebagai Panglima TNI. Presiden Joko Widodo menunjuk Laksamana Yudo Margono sebagai suksesor Jenderal Andika Perkasa sebagai Panglima TNI.

Surat Presiden (Surpres) perihal penunjukan Yudo Margono itu sudah dikirim Presiden melalui Mensesneg Pratikno dan diterima Pimpinan DPR pada, Senin 28 November 2022. “Indonesia adalah negara maritim yang membutuhkan seorang Panglima TNI yang memiliki penguasaan matra laut yang kuat,” ujar Farhan dalam keterangannya, Selasa (29/11/2022).

Menurut Farhan, Laksamana Yudo Margono adalah sosok pemimpin militer yang berpengalaman dan sudah malang-melintang diberbagai penugasan. “Laksamana Yudo Margono sudah membuktikan itu lewat tugas luar biasa sebagai Pangkogabwilhan 1 (Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan) dan KSAL,” tandasnya.

Farhan menambahkan, kepemimpinan Jenderal Andika, khususnya dalam pembinaan personel harus bisa dilanjutkan Laksamana Yudo. “Pada masa sekarang, kita memerlukan keberlanjutan program pembinaan personel TNI profesional dan netral yang telah dibentuk dasarnya oleh Jenderal Andika,” tandasnya.

Legislator Dapil Jawa Barat I (Kota Bandung dan Kota Cimahi) itu menegaskan, salah satu tantangan Panglima TNI ke depan adalah mengawal program Kementerian Pertahanan mewujudkan Minimum Essential Force (MEF) pada 2024.

“Salah satunya adalah kajian rencana pembelian fregat dari Perancis yang harganya sama dengan produksi 20 unit kapal selam kecil buatan PT PAL,” pungkasnya.

Sekadar informasi, Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa memasuki masa Purnabhakti pada 21 Desember 2022 tepat berusia 58 tahun.

 

 

 

Sumber: (parlemen/tn/aha)

Baca Lainnya

PT Solusi Bangun Indonesia Cetak Laba 111%, di Tengah Pemulihan Industri Semen Domestik

3 Mei 2026 - 14:49 WIB

Ketum PWI Pusat Pimpin Delegasi Indonesia ke General Assembly CAJ di Malaysia

26 April 2026 - 11:52 WIB

Sah! Lampung Resmi Jadi Tuan Rumah HPN dan Porwanas 2027

22 April 2026 - 22:20 WIB

Bekali Calon Danyon dan Danki, Kasad: Selesaikan Tugas dengan Kinerja Terbaik

17 April 2026 - 00:07 WIB

Panglima TNI dan Kapolri Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026 di Monas

13 Maret 2026 - 19:12 WIB

Trending di NASIONAL