Menu

Mode Gelap
Terima Panitia Hari Pers Nasional Purwakarta, Kapolres Minta 3 Hal ini MK: Wartawan Tidak Dapat Langsung Dituntut Pidana atas Karya Jurnalistiknya Diduga Maraknya Aktivitas PETI di Desa Petai, Kapolsek Singingi Hilir Diminta Bertindak Gonjang-ganjing Isu Mutasi di Purwakarta, Cuma Satu Kepala OPD Sakti Tak Tergoyahkan Tinjau Pembangunan SMA Kemala Taruna Bhayangkara, Wakapolri: Progres Capai 43 Persen Rangkaian HPN 2026, PWI Purwakarta Adakan Santunan Anak Yatim, Bimtek Jurnalistik dan Jalan Santai

NASIONAL

Proteksi Sektor Pangan Diperlukan Hadapi Covid-19

badge-check


					Ket. Foto :
Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Sumatera Utara (Sumut) Ivan Iskandar Batubara dalam konferensi pers secara live, Selasa (14/4/2020), di Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumut. (ist) Perbesar

Ket. Foto : Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Sumatera Utara (Sumut) Ivan Iskandar Batubara dalam konferensi pers secara live, Selasa (14/4/2020), di Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumut. (ist)

Medan, infoindependen.com – Proteksi terhadap sektor pangan harus menjadi prioritas di tengah kondisi pandemi Covid-19 yang saat ini melanda berbagai negara menyebabkan kepanikan dan terpuruknya sektor perekonomian.

“Situasi saat ini bisa kita sebut dengan istilah ‘The New Normal’, artinya kita tidak bisa menggunakan cara-cara berpikir lama dalam memandang kondisi saat ini. Bukan hanya negara kita, seluruh negara juga kebingungan menghadapi situasi ini. Salah satu solusi terbaik yang bisa dilakukan pemerintah adalah proteksi sektor pangan,” kata Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Sumatera Utara (Sumut) Ivan Iskandar Batubara dalam konferensi pers secara live, Selasa (14/4/2020), di Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumut.

Menurut Ivan, salah satu caranya memastikan baik produksi maupun distribusi bisa berjalan dengan lancar. Termasuk didalamnya memastikan ketersediaan pupuk tercukupi, memastikan tidak ada penimbunan komoditas pangan, mengawal sentra-sentra pangan, sosialisasi perlindungan kesehatan bagi para petani, nelayan dan lainnya. “Karena bagaimana pun pangan adalah sumber kekuatan kita,” tutur Ivan.

Ivan menjelaskan bahwa para pengusaha merupakan salah satu kelompok yang terpukul menghadapi situasi Covid-19. Namun, ia menyampaikan agar tetap berpikiran positif dan mencari solusi-solusi yang baik. Salah satunya, ucap Ivan, menghindari pilihan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). “Saat ini tidak ada opsi terbaik, tapi ada yang baik. Hindari opsi PHK, sebagai alternatif mungkin bisa kita lakukan pengurangan insentif karyawan,” jelasnya.

Dikatakan, opsi lain yang bisa lakukan untuk pabrik agar tetap bisa berproduksi, adalah dengan menyediakan akomodasi bagi karyawan, tentunya yang sesuai protokol kesehatan penanganan Covid-19 di sekitar pabrik. Hal ini untuk meminimalkan mobilitas para karyawan dan mencegah kemungkinan terpapar Covid-19.

Keringanan bagi para pengusaha dalam menghadapi Covid-19, disampaikan Ivan diantaranya pengurangan margin bunga bank serta rescheduling pembayaran kredit. Ivan berpesan agar seluruh pihak senantiasa mendukung imbauan dan arahan pemerintah khususnya dalam memutus rantai penyebaran Covid-19, sehingga sesegera mungkin Sumut bisa keluar dari situasi sulit saat ini .(zahendra)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tinjau Pembangunan SMA Kemala Taruna Bhayangkara, Wakapolri: Progres Capai 43 Persen

13 Januari 2026 - 00:31 WIB

Christian Adrianus Sihite Uji Ketentuan Rangkap Jabatan Polisi dalam UU Polri

8 Januari 2026 - 18:11 WIB

Pimpin Wisuda Prajurit Taruna, Kapolri Tekankan Sinergitas TNI-Polri untuk Wujudkan Indonesia Emas 2045

28 November 2025 - 19:13 WIB

Menhan RI dan Panglima TNI Tegaskan Pertahanan Sebagai Penopang Stabilitas Nasional

24 November 2025 - 23:49 WIB

Polri Dalami Dugaan Terpapar Paham Tertentu di Balik Kasus Ledakan SMAN 72

8 November 2025 - 20:20 WIB

Trending di NASIONAL