Menu

Mode Gelap
Instruksi Kejagung, PWI Purwakarta Dukung Penuh Penuntasan Kasus BGN Polres Purwakarta Gelar Sertijab Wakapolres dan Kasat Reskrim Kejagung Tegaskan Isu Keterlibatan Kajari Purwakarta dalam Kasus Trio BGN: Hoaks Dihadiri Menteri dan Tokoh Nasional, Madrasah Aliyah Insan Cendekia Nusantara Diresmikan Semangat Berbagi di Hari Raya Idul Adha, Polres Purwakarta Gelar Pemotongan Hewan Kurban Begini Imbauan Kapolres Purwakarta untuk Masyarakat dan Bobotoh Persib

NASIONAL

Radja PBB dan Rizki PAN Daftarkan Diri Sebagai Paslon Walikota dan Wakil Walikota Sabang

badge-check


					Foto: Penyerahan berkas percaloan Walikota dan Wakil Walikota Sabang kepada KIP Kota Sabang. Perbesar

Foto: Penyerahan berkas percaloan Walikota dan Wakil Walikota Sabang kepada KIP Kota Sabang.

Darmawan, S.E., M.Si., atau yang lebih dikenal Radja Ketua Partai Bulan Bintang (PBB) Kota Sabang, yang berpasangan dengan Muhammad Rizki Setiawan, S.E., M.E., Ketua Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Sabang, secara resmi mendaftar untuk ikut berperang dalam kontes Walikota dan Wakil Walikota Sabang.

Sabang, Infoindependen.com – Kehadiran kedua pasangan yang turut serta dalam kancah Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak ini, sudah diduga pasangan ideal tersebut dari sebelumnya akan mendaftarkan sebagai Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) memperebutkan kursi pucuk pimpinan pemerintahan pulau wisata ini.

Usai mendaftarkan diri pasangan yang bak Abang dan Adik ini kemudian melakukan konferensi pers, dalam sambutannya Radja dan Rizki menyampaikan, terkait kehadiran kami sebelumnya ada yang bertanya-tanya apakah kami cuma melempar isu semata untuk maju nyalon diri menjadi peserta Pilkada.

Nah, hari ini terjawab sudah bahwa kami tidak main-main dan serius turut melangkah menuju memperebutkan kursi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sabang pada Pilkada yang tidak lama lagi akan diselenggarakan.

“Dan kami meyakini langkah tepat dan niat hati yang tulus dalam mengisi kontes Pilkada Sabang, bukan hanya mengisi formulir semata akan tetapi lebih dari itu kami ingin membangun Sabang, melalui dukungan pemerintah pusat dimana kami berdua merupakan pimpinan partai nasional yang memang terkenal secara nasional,” kata Radja, Kamis (29/8/2024) di Media Center KIP Kota Sabang.

Saat ditanya kenapa dirinya saat mendaftar ikut diantar Bakal Calon lainnya, Radja mengatakan kehadiran Zulkifli H Adam yang juga Balon Wali Kota Sabang, mungkin bisa jadi ini salah satu bentuk kita menyampaikan kepada masyarakat bahwa berpolitik itu tidak boleh terkotak-kotak.

“Kita semua tinggal di satu pulau, air minum yang kita nikmati air dari sumber yang sama jadi kita harapkan masyarakat Sabang, harus lebih cerdas bagaimana cara memilih calon pemimpin ke depan, bukan memilih karena diberi atau janji bantu rumah uang dan banyak ini dan itu tetapi pilihlah yang mengendepankan kepentingan rakyat,” kata pasangan sekampung ini.

Lebih lanjut dikatakan, kalau kita dibuat oleh partai politik ataupun pasangan calon berkotak-kotak itu tandanya membuat Sabang, tidak menyatu dan susah untuk kita melakukan pembangunan ke depan, jadi mungkin kami disini bukan mempertontonkan hal yang tidak wajar,. tetapi apa adanya.

Kehadiran Pak Zulkifli H Adam yang juga salah seorang calon Wali Kota Sabang yang telah mendaftarkan terlebih dahulu di KIP Sabang dan tokoh-tokoh politik Kota Sabang, ini merupakan sebuah catatan tinta emas terhadap perjalanan politik di Sabang. Karena, tidak pernah terjadi di manapun dalam kancah politik seperti ini.

“Kami ingin menyampaikan kepada masyarakat bahwa lebih bijaklah dalam memilih seperti yang sudah kami sampaikan agar Sabang lebih baik ke depan. Dalam politik boleh beda pilihan dan pandangan namun persaudaraan tetap kita jaga selalu bersama memikirkan tentang Sabang,” ujarnya.

Kepada penyelenggara Pilkada dan teman-teman KIP Kota Sabang, suara masyarakat Sabang dalam memilih, biar masyarakat Sabang yang menentukan hak pilihnya sebagaimana slogan pemilu, bebas, jujur, adil dan rahasia.

“Masyarakat sudah cerdas dan merasakan selama ini mana yang cerdas dan perduli terhadap kehidupannya maka, biarkan saja masyarakat sendiri yang memilihnya, jika ingin Sabang dan kehidupan berubah maka pilihlah yang mampu membuat Sabang maju dan masyarakatnya sejahtera,” pungkasnya.

“Rakyat sudah tahu siapa pemimpin PBB dan pimpinan PAN di pusat, maka kalau mau berubah mari kita dekati diri dengan para pemimpin yang ada di Jakarta. Karena, partai lokal pun jika tidak ada hubungan dengan orang pusat bisa-bisa “Kap Jaroe”. Berapa banyak bangunan mangkrak akibat kehabisan dana untuk pembangunan lanjutan. Sebab, kita tetap bergantung pada pemerintah pusat,” tutup sang Radja. (Jalaluddin Zky)

Baca Lainnya

PT Solusi Bangun Indonesia Cetak Laba 111%, di Tengah Pemulihan Industri Semen Domestik

3 Mei 2026 - 14:49 WIB

Ketum PWI Pusat Pimpin Delegasi Indonesia ke General Assembly CAJ di Malaysia

26 April 2026 - 11:52 WIB

Sah! Lampung Resmi Jadi Tuan Rumah HPN dan Porwanas 2027

22 April 2026 - 22:20 WIB

Bekali Calon Danyon dan Danki, Kasad: Selesaikan Tugas dengan Kinerja Terbaik

17 April 2026 - 00:07 WIB

Panglima TNI dan Kapolri Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026 di Monas

13 Maret 2026 - 19:12 WIB

Trending di NASIONAL