Menu

Mode Gelap
Instruksi Kejagung, PWI Purwakarta Dukung Penuh Penuntasan Kasus BGN Polres Purwakarta Gelar Sertijab Wakapolres dan Kasat Reskrim Kejagung Tegaskan Isu Keterlibatan Kajari Purwakarta dalam Kasus Trio BGN: Hoaks Dihadiri Menteri dan Tokoh Nasional, Madrasah Aliyah Insan Cendekia Nusantara Diresmikan Semangat Berbagi di Hari Raya Idul Adha, Polres Purwakarta Gelar Pemotongan Hewan Kurban Begini Imbauan Kapolres Purwakarta untuk Masyarakat dan Bobotoh Persib

NASIONAL

Satreskrim Polres Karimun Berhasil Ungkap Pencurian dan Penadahan

badge-check


					Satreskrim Polres Karimun Berhasil Ungkap Pencurian dan Penadahan Perbesar

Karimun, Infoindependen.com – Untuk menindaklanjuti aduan masyarakat ke Polres Karimun, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Karimun berhasil mengungkap kasus tindak pidana pencurian dan penadahan yang terjadi pada Minggu 03 Maret 2024, sekira pukul 16.00 Wib di PT. Karimun Granit Pasir Panjang Kec. Meral Barat, Kab. Karimun, Rabu (06/3/2024)

Kegiatan press release ungkap kasus pencurian serta pertolongan jahat ini dipimpin oleh Wakapolres Karimun, Kompol Herie Pramono, S.I.K., M.H., didampingi Kasat Reskrim AKP. Gideon Karo Sekali, S.I.K., S.T.K., dan Kasi Humas Polres Karimun

Menurut Kapolres Karimun AKBP. Fadli Agus, S.I.K., M.H., melalui Wakapolres Karimun, Rabu (06/03) kepada sejumlah awak media menuturkan, awal kejadian bermula ketika pelapor selaku Kepala Teknik Tambang (KTT) yang mendapat laporan dari petugas jaga bahwa telah terjadi pencurian terhadap gulungan kabel tembaga yang berada di Crusher Plane D dan di samping Mushola dengan memperlihatkan foto bekas gulungan kabel, atas kejadian tersebut pelapor melaporkan kejadian tersebut ke Polres Karimun. Menindaklanjuti laporan tersebut, Satreskrim Polres Karimun berhasil mengamankan 3 (tiga) orang pelaku dengan inisial AK (38), R (27), S (52).

Pelaku yang melancarkan aksinya sebanyak 5 kali pada bulan Februari sedangkan pelaku AK dan R merupakan karyawan PT. Karimun Granit yang melakukan aksi pencurian dengan modus membagi tugas yaitu ada yang bertindak selaku pemberi informasi dan bertindak selaku pengambil kabel tembaga, kemudian kabel tembaga tersebut diangkut menggunakan sampan keluar dari wilayah perairan PT. KG untuk di bawa dan dijual kepada pelaku S yang merupakan penadah/penampung.

Barang yang dicuri diantaranya kabel tembaga dengan jumlah keseluruhan 707 Kg dengan harga jual perkilo Rp. 85.000,- (delapan puluh lima ribu rupiah) dan jumlah dari penjualan barang hasil pencurian adalah Rp 60.095.000,- (enam puluh juta Sembilan puluh lima ribu rupiah).

Dari hasil interogasi penyidik satreskrim bahwa pelaku telah melakukan pencurian sebanyak 5 (lima) kali dalam bulan Februari dan Satreskrim Polres Karimun berhasil mengamankan barang bukti 1 (satu) buah Kabel Tembaga warna coklat dengan panjang ± 6,6 m (enam koma enam meter), 1 (satu) buah Kabel Tembaga warna biru dengan panjang ± 3,6 m (tiga koma enam meter), 1 (satu) buah gergaji besi gagang warna orange, 1 (satu) buah bungkus kabel tembaga warna kuning, 1 (satu) buah bungkus kabel tembaga warna hitam, 1 (satu) buah bungkus kabel tembaga warna biru, 1 (satu) buah bungkus kabel tembaga warna merah, 1 (satu) Unit Sepeda Motor Becak, dan 1 (satu) buah timbangan 100 Kg merk NHONHOA warna Hijau Putih.

“Kepada Pelaku AK dan R dijerat dengan Pasal 363 ke-3e KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara sedangkan untuk pelaku S dijerat dengan Pasal 480 K.U.H.Pidana dengan ancaman hukuman maksimal 4 Tahun penjara,” tutupnya. (Kontributor: Ariyanto Nainggolan)

Baca Lainnya

PT Solusi Bangun Indonesia Cetak Laba 111%, di Tengah Pemulihan Industri Semen Domestik

3 Mei 2026 - 14:49 WIB

Ketum PWI Pusat Pimpin Delegasi Indonesia ke General Assembly CAJ di Malaysia

26 April 2026 - 11:52 WIB

Sah! Lampung Resmi Jadi Tuan Rumah HPN dan Porwanas 2027

22 April 2026 - 22:20 WIB

Bekali Calon Danyon dan Danki, Kasad: Selesaikan Tugas dengan Kinerja Terbaik

17 April 2026 - 00:07 WIB

Panglima TNI dan Kapolri Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026 di Monas

13 Maret 2026 - 19:12 WIB

Trending di NASIONAL