Menu

Mode Gelap
PT Solusi Bangun Indonesia Cetak Laba 111%, di Tengah Pemulihan Industri Semen Domestik Peringatan Hari Pendidikan Nasional, Seremonial Tanpa Makna? Capaian Investasi Mendorong Pertumbuhan Ekonomi yang Berkelanjutan Respon Aduan Warga, Pamapta Polres Purwakarta Turun Langsung ke Lapangan Ketum PWI Pusat Pimpin Delegasi Indonesia ke General Assembly CAJ di Malaysia Dampak Aktivitas Truk Pengangkut Batu Bara, Warga Keluhkan Jalan Berdebu Dan Dinding Rumah Retak

NASIONAL

Titian Panjang Kurang Baik, Thaibur : Sudah Saya Perintahkan PPK

badge-check


					Titian Panjang Kurang Baik, Thaibur : Sudah Saya Perintahkan PPK Perbesar

Padang, infoindependen. Saat ini Kementerian PUPR tengah menyelenggarakan program perkuatan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berintegritas dan kompeten, ungkap Suardi seorang pengamat.

Hal ini sesuai kebutuhan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) haruslah menitikberatkan kepada kompetensi dan kinerja pegawai sebagaimana arahan Bapak Menteri PUPR yang menegaskan bahwa dalam menunjang Agenda Prioritas Presiden untuk 5 tahun kedepan perlu adanya perkuatan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berintegritas dan kompeten.

Menurut Suardi, Program penguatan integritas dan kompetensi SDM ini adalah satu keharusan dalam mewujudkan pelaksanaan pembangunan infrastruktur yang berkualitas dan sangat selaras tujuan Kementerian PUPR. (https://pu.go.id/berita/BPSDM-Lakukan-Penilaian-Kompetensi-Yang-Objektif-Untuk-PPK-dan-Pelaksana)
Kita berharap program ini bukan hanya sebatas penguatan citra kepada publik dan terkesan sebatas retorika menutupi sejumlah kinerja “buruk” terkait pembangunan infrastruktur.

 

Misalnya terkait pelaksanaan pembangunan Jembatan Titian Panjang di Kabupaten Padang Pariaman, pembangunan dilaksanakan terkesan asal-asalan.
Dugaan kinerja asal-asalan BPJN III Padang dapat terlihat secara kasat mata, “ironis” kualitas pekerjaan yang kurang baik tersebut bisa lolos dari supervisi bahkan PPK yang bertanggung jawab.

Suardi mengatakan bahwa, kita memang tidak bisa menyimpulkan bahwa pekerjaan ini melanggar spesifikasi tekhnis karena kita tidak melihat dokumen kontraknya namun secara kasat mata hasil pekerjaan jelas kurang baik.

Dan kondisi ini menurut Suardi, membutuhkan penjelasan dari PPK yang bertanggung jawab termasuk berkaitan dengan laporan konsultan pengawas/supervisi.
Diminta arahannya terkait pekerjaan yang kurang baik, Kasatker PJN 1 Thaibur ST. MT merespon cepat dan mengatakan sudah saya perintahkan PPK untuk sempurnakan. (DT)

Baca Lainnya

PT Solusi Bangun Indonesia Cetak Laba 111%, di Tengah Pemulihan Industri Semen Domestik

3 Mei 2026 - 14:49 WIB

Ketum PWI Pusat Pimpin Delegasi Indonesia ke General Assembly CAJ di Malaysia

26 April 2026 - 11:52 WIB

Sah! Lampung Resmi Jadi Tuan Rumah HPN dan Porwanas 2027

22 April 2026 - 22:20 WIB

Bekali Calon Danyon dan Danki, Kasad: Selesaikan Tugas dengan Kinerja Terbaik

17 April 2026 - 00:07 WIB

Panglima TNI dan Kapolri Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026 di Monas

13 Maret 2026 - 19:12 WIB

Trending di NASIONAL